Takut Kehabisan Solar Saat Hari Kerja, Sopir Truk di Padang Rela Antre Sejak Minggu Pagi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean panjang kendaraan angkutan barang memadati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kayu Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (17/5/2026) pagi. Sejumlah supir mengeluh karena panjangnya antrean untuk mengisi BBM Subsidi tersebut dan sulit mendapatkannya.

Antrean panjang kendaraan angkutan barang memadati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kayu Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (17/5/2026) pagi. Sejumlah supir mengeluh karena panjangnya antrean untuk mengisi BBM Subsidi tersebut dan sulit mendapatkannya.

Padang, jentik.id-Antrean panjang kendaraan pengangkut barang kembali terlihat di SPBU Pertamina Kayu Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (24/5/2026). Para sopir truk memilih mengantre solar sejak akhir pekan agar pekerjaan mereka tidak terganggu pada hari kerja.

Puluhan truk tampak memadati area SPBU hingga antreannya meluber ke bahu jalan. Para sopir rela mengorbankan waktu istirahat demi memastikan kendaraan mereka mendapat pasokan BBM subsidi.

Bagi sopir angkutan barang, solar menjadi kebutuhan utama untuk menjalankan aktivitas kerja setiap hari. Karena itu, banyak pengemudi memilih mencari solar lebih awal agar tidak terjebak antrean panjang saat mulai bekerja.

Salah seorang sopir truk asal Padang, Nurman, mengaku sengaja datang sejak pagi untuk mengisi bahan bakar.

“Saya baru antre sekitar setengah jam. Lebih baik isi sekarang daripada besok takut kehabisan solar,” ujarnya.

Nurman mengatakan dirinya dijadwalkan mengangkut pasir pada Senin pagi. Ia memilih menyelesaikan urusan pengisian BBM lebih awal agar tidak kehilangan waktu kerja.

Baca Juga :  Terbongkar! Polda Sumbar Sita Ribuan Liter Biosolar Subsidi dalam Dua Kasus Besar

“Kalau besok baru antre solar, waktu kerja bisa habis di jalan,” katanya.

Sopir Pilih Antre Hari Libur

Banyak sopir kini menjadikan hari libur sebagai waktu khusus untuk mengisi solar. Mereka menilai langkah itu lebih aman dibanding harus berburu BBM saat aktivitas kerja sudah dimulai.

Meski antrean berlangsung lama, para sopir tetap bertahan demi memastikan kendaraan mereka bisa kembali beroperasi normal.

Nurman mengaku kekhawatiran terbesar para sopir adalah ketika solar habis tepat saat giliran kendaraan mereka tiba di dispenser pengisian.

“Kalau sudah capek antre panjang tapi pas giliran ternyata solar habis, itu yang paling bikin pusing,” ujarnya.

Antrean Pertalite Juga Padat

Kepadatan di SPBU Kayu Gadang tidak hanya terjadi pada jalur solar. Antrean kendaraan roda dua juga terlihat memenuhi jalur pengisian Pertalite.

Baca Juga :  Istri Pelangsir BBM Todong Polisi di Bungo, Skandal Rp276 M Terbongkar

Ratusan pengendara motor tampak berbaris untuk mendapatkan BBM demi kebutuhan aktivitas harian mereka.

Situasi tersebut memperlihatkan tingginya kebutuhan bahan bakar masyarakat di tengah antrean panjang yang masih terjadi di sejumlah SPBU Kota Padang.

Peralihan Pengguna Dexlite Diduga Jadi Penyebab

Seorang pengendara bus bernama Fajar menilai antrean solar semakin panjang karena sebagian pengguna BBM nonsubsidi mulai beralih ke solar subsidi.

Menurutnya, banyak pemilik kendaraan yang biasanya menggunakan Dexlite kini ikut mengantre solar karena harga BBM subsidi lebih murah dan stabil.

“Orang yang biasanya isi Dexlite sekarang ikut antre solar. Itu yang bikin antrean makin panjang,” katanya.

Kondisi tersebut membuat beban antrean di jalur BBM subsidi semakin meningkat, terutama pada SPBU yang menjadi lokasi favorit kendaraan angkutan barang. (nr*)

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres
6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum
Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran
Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda
Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah
Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi
BAZNAS Pariaman Bantu Pemulung Bangkit, Bentor Jadi Modal Cari Rezeki Lebih Mudah
Turun Langsung Bersihkan Kota! Wako Alfin dan Wawako Azhar Ajak Warga Kompak Gelar Goro Akbar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi

Berita Terbaru