Solidaritas untuk Aceh, Padang Panjang Hibahkan Rp3 Miliar dari Tambahan TKD

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama para bupati dan walikota se-Sumbar dalam kegiatan Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 , Sabtu 25 April di Palembang.

Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama para bupati dan walikota se-Sumbar dalam kegiatan Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 , Sabtu 25 April di Palembang.

Palembang, jentik.id-Pemerintah Kota Padang Panjang menunjukkan solidaritas antardaerah dengan mengalokasikan hibah Rp3 miliar untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh.

Bantuan tersebut berasal dari penyisihan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) 2026 yang diterima dari Pemerintah Pusat.

Komitmen tersebut disampaikan Walikota Hendri Arnis dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Palembang, Sabtu (25/4), yang juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah.

Menurut Wako Hendri, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antardaerah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang sedang terdampak bencana. Semoga dapat membantu proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat di Aceh,” ujarnya.

Baca Juga :  Satu Tahun Hendri - Allex Memimpin Kota Padang Panjang Fokus Percepatan Pelayanan dan Ekonomi

Hendri menjelaskan, Padang Panjang menerima tambahan TKD Rp79,01 miliar dari pemerintah pusat. Dari jumlah tersebut, sebagian dialokasikan untuk membantu pemulihan daerah terdampak bencana di Aceh, sementara sisanya dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan dan penanganan pascabencana di daerah sendiri.

Secara keseluruhan, kontribusi kabupaten dan kota se-Sumatra Barat untuk membantu Aceh mencapai Rp27 miliar. Di antaranya, Kota Padang Panjang dan Kota Payakumbuh yang masing-masing berkontribusi Rp3 miliar. Selanjutnya, Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan masing-masing menyumbang Rp2 miliar dan Kota Padang Rp5 miliar.

Baca Juga :  Viral di Medsos dan Spotify, Lagu MBG Bikin Bahlil Penasaran

Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pasaman Barat memberikan bantuan Rp1,5 miliar. Sementara sejumlah daerah lain seperti Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai masing-masing mengalokasikan Rp1 miliar.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan, bantuan tersebut akan disalurkan langsung ke wilayah terdampak berat di Aceh dan dikawal agar tepat sasaran. Penyalurannya ditandai dengan penandatanganan komitmen oleh seluruh kepala daerah se-Sumatra Barat yang disaksikan Mendagri dan Gubernur Sumbar.

Wako Hendri berharap langkah ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong antardaerah tetap terjaga, terutama dalam menghadapi situasi bencana yang membutuhkan dukungan bersama. (syam)

Berita Terkait

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah
BGN Siapkan Pejabat Daerah Setingkat Kapolres hingga Kapolda, Ini Tugasnya
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengalihan Beras SPHP Jadi Premium di Jakarta Timur
OJK Ingatkan Modus Penipuan Kerja Online hingga Love Scam, Masyarakat Diminta Waspada
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah

Berita Terbaru