Pemkab Bungo Siaga  Antisipasi Bencana Banjir Dan Mendirikan Posko.

Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat berita ini diturunkan Pemkab Bungo,  sedang membahas langkah antisipasi  penanganan banjir dan tanah lonsor,  warga yang tinggal di wilayah rawan longsor diimbau berhati-hati dan selalu waspada

Saat berita ini diturunkan Pemkab Bungo, sedang membahas langkah antisipasi penanganan banjir dan tanah lonsor, warga yang tinggal di wilayah rawan longsor diimbau berhati-hati dan selalu waspada

Bungo,jentik.id.Tingginya intensitas hujan yang terjadi  di  wilayah Kabupaten Bungo, di empat kecamatan, selain  banjir juga dinyatakan Daerah rawan lonsor yang merenggut Dua Koran jiwa sebelumnya..

Mengantisipasi kembali jatuh korban jiwa, Pemkab Bungo telah siaga Penuh dan  telah pula  mendirikan  posko kewaspadaan bencana,”kata Kepala BPBD Kabupaten Bungo Zainadi di Bungo, Jumat.[15/5)

Ia menjelaskan bahwa hingga hari ini hujan masih terus mengguyur wilayah Kabupaten Bungo.

Menyikapi potensi bencana banjir dan tanah longsor jajaran Pemerintah Kabupaten Bungo bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) saat ini tengah menggelar rapat menyusun langkah strategis terkait penanganan bencana.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD menegaskan telah memetakan sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi longsor susulan. Wilayah rawan longsor di daerah itu meliputi Kecamatan Tanah Sepenggal, Limbur, Bathin III Ulu dan Kecamatan Rantau Pandan.

Baca Juga :  Cegah Mafia BBM, Sat Reskrim Polres Kerinci Gencarkan Patroli SPBU

Pihak BPBD dan tim gabungan memastikan telah menyiagakan personel untuk melakukan patroli rutin di wilayah-wilayah tersebut guna memantau perkembangan situasi secara langsung. Sekain itu dibeberapa titik dinyatakan aman juga telah didirikan posko.”jelasnya.

Zainadi menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah perbukitan atau kawasan rawan longsor, agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dalam durasi yang lama.

Sebelumnya pada Rabu (13/5) musibah tanah longsor menimbun satu rumah warga dan menyebabkan dua korban meninggal dunia di Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal.

Berdasarkan data, akibat peristiwa itu seorang ibu rumah tangga atas nama Suryani (40) mengalami luka berat berupa patah kaki setelah tertimbun material longsor di area dapur rumah.

Baca Juga :  Tim SAR Baru Temukan 235 Korban Gempa Venezuela, 1.500 Luka, 2.927 Kehilangan Tempat Tinggal

Korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, anak korban bernama Revita (10), pelajar kelas 4 SD ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat dievakuasi karena tertimbun material longsor.

Sedangkan Arya (5), adik korban sempat dievakuasi dalam kondisi kritis dan dibawa ke RSUD Muara Bungo, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Saat berita ini diturunkan Pemkab Bungo,  sedang membahas langkah antisipasi  penanganan banjir dan tanah lonsor,  warga yang tinggal di wilayah rawan longsor diimbau berhati-hati dan selalu waspada.(asy*)

Berita Terkait

Pasutri WN China Tewas Saat Snorkeling di Labuan Bajo, Diduga Terseret Arus Kencang
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan
Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius
Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang
Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara
Bianglala Mendadak Mati di Deli Serdang, 30 Pengunjung Terjebak di Ketinggian
Reuni Akbar SMAN 1 Sungai Penuh Satukan Alumni, Azhar Ajak Bangun Daerah
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Targetkan Transfer Besok
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pasutri WN China Tewas Saat Snorkeling di Labuan Bajo, Diduga Terseret Arus Kencang

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:28 WIB

Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:10 WIB

Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:30 WIB

Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara

Berita Terbaru