Banjir Besar Terjang Bungo! Sungai Batang Bungo Meluap, Permukiman Warga Terendam

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bungo, dengan warga terdampak berharap bantuan air bersih, makanan, dan perbaikan drainase.

Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bungo, dengan warga terdampak berharap bantuan air bersih, makanan, dan perbaikan drainase.

BUNGO, jentik.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Bungo dalam beberapa pekan terakhir memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah, Minggu (17/5/2026).

Sungai Batang Bungo dan Batang Tebo meluap setelah debit air meningkat akibat hujan deras yang terus turun. Kondisi ini membuat air masuk ke permukiman warga di beberapa kecamatan.

Sejumlah wilayah yang berada di dataran rendah terdampak paling parah karena aliran dari anak sungai terus mengalir ke sungai utama. Akibatnya, rumah-rumah warga terendam banjir.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Pemerintah Daerah Dan Masyarakat  Memasuki  Musim Kemarau Panjang Mulai Juli 2026

Di Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Muara Bungo, ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Beberapa rumah warga tergenang dan aktivitas masyarakat terganggu.

Warga terlihat beraktivitas di tengah genangan. Anak-anak bermain air, sementara sebagian warga membersihkan rumah dan mengeluarkan air dari dalam ruangan.

Baca Juga :  Muara Madras Lumpuh! Banjir Bandang Rendam Rumah hingga Putuskan Jembatan

Salah seorang warga RT 23 RW 09, Zulhendri, mengatakan air sempat naik hingga setinggi paha orang dewasa.

Ia menjelaskan, jika hujan terus turun, debit air berpotensi meningkat dan memperparah kondisi banjir.

Zulhendri juga meminta pemerintah menyalurkan bantuan air bersih dan makanan bagi warga terdampak. Selain itu, ia mendorong perbaikan drainase agar genangan cepat surut saat hujan deras terjadi. (nr*)

Berita Terkait

Pasutri WN China Tewas Saat Snorkeling di Labuan Bajo, Diduga Terseret Arus Kencang
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan
Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius
Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang
Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara
Bianglala Mendadak Mati di Deli Serdang, 30 Pengunjung Terjebak di Ketinggian
Reuni Akbar SMAN 1 Sungai Penuh Satukan Alumni, Azhar Ajak Bangun Daerah
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Targetkan Transfer Besok
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pasutri WN China Tewas Saat Snorkeling di Labuan Bajo, Diduga Terseret Arus Kencang

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:28 WIB

Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:10 WIB

Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:30 WIB

Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara

Berita Terbaru