Tak Jadi Kurban, Kerbau Viral “Donald Trump” Dipindah ke Kebun Binatang Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peternak merawat seekor kerbau albino yang dijuluki

Peternak merawat seekor kerbau albino yang dijuluki "Donald Trump" untuk dijual menjelang Idul Adha di sebuah peternakan di Narayanganj. Foto: Salahuddin Ahmed / AFP

Bangladesh, jentik.id – Seekor kerbau albino langka di Narayanganj, Bangladesh, yang dijuluki “Donald Trump”, tidak jadi disembelih untuk Idul Adha setelah pemerintah turun tangan pada menit terakhir. Pemerintah kemudian memindahkan hewan itu ke kebun binatang nasional di Dhaka.

Kerbau berbobot sekitar 700 kilogram itu awalnya disiapkan sebagai hewan kurban. Namun, warga menjulukinya “Donald Trump” karena jambul pirang di kepalanya mirip gaya rambut Presiden Amerika Serikat tersebut. Julukan itu kemudian membuatnya viral di media sosial.

Pemilik kerbau, Ziauddin Mridha, sempat menjual hewan tersebut kepada pembeli untuk kurban. Namun, ia mengubah rencana setelah perhatian publik meningkat dan banyak warga mendatangi peternakan.

Baca Juga :  Jemaah Haji Jambi Tuntaskan Armuzna, Tawaf Ifadah Jadi Penentu Akhir Ibadah

Warga dari berbagai daerah datang ke peternakan di Narayanganj, dekat Dhaka, untuk melihat langsung kerbau tersebut. Mereka penasaran dengan penampilan unik dan sifatnya yang tenang.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed, menghentikan rencana penyembelihan setelah kasus ini menjadi sorotan. Ia juga meminta pembeli membatalkan transaksi dan mengembalikan uang.

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri menjelaskan bahwa pemerintah mengambil keputusan itu karena alasan keamanan dan tingginya perhatian publik.

Baca Juga :  Bus Jemaah WNI Terbakar di Perjalanan ke Madinah, Diduga Berawal dari Ban Pecah

“Pemerintah memindahkan kerbau itu ke kebun binatang nasional demi keamanan dan respons terhadap perhatian publik yang tidak biasa,” ujarnya.

Di Bangladesh, masyarakat memelihara kerbau untuk kebutuhan kurban Idul Adha. Namun, kasus kerbau albino seperti ini jarang terjadi sehingga menarik perhatian luas.

Dalam ajaran Islam, umat Muslim melaksanakan kurban pada 10 Zulhijah hingga hari Tasyrik sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Kurban juga memperkuat solidaritas sosial melalui pembagian daging kepada masyarakat yang membutuhkan. (nr*)

Berita Terkait

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan
Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan
MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara
Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman
Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Berita Terbaru