Sungai Penuh, jentik.id – Ribuan santri, pelajar, dan masyarakat Kota Sungai Penuh memeriahkan pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah, Selasa (16/6/2026) malam.
Kegiatan berlangsung semarak dengan arak-arakan yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di dalam kota dan
Pawai obor secara resmi dilepas oleh Alfin, S.H. dari kawasan Tugu 17 Agustus di depan Gedung Nasional Kota Sungai Penuh.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa pawai obor bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai sejarah, budaya, dan syiar Islam kepada generasi muda.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan ungkapan rasa syukur dalam menyambut Tahun Baru Islam, sekaligus memperkenalkan sejarah perjuangan dan peradaban Islam kepada generasi penerus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, momentum 1 Muharam tidak terlepas dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq dari Makkah menuju Madinah pada tahun 622 Masehi.
Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam dan kemudian dijadikan dasar penetapan kalender Hijriah.
Menurutnya, perjalanan hijrah mengandung banyak pelajaran berharga, di antaranya semangat pengorbanan, kesetiaan, persatuan, dan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan demi menjaga keberlangsungan dakwah Islam.
“Dengan digelarnya pawai obor ini, kita mengambil hikmah tentang pentingnya kesetiaan, mempererat persatuan dan kesatuan dalam membangun daerah yang kita cintai, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kegiatan-kegiatan Islami,” katanya.
Arak-arakan pawai berlangsung meriah. Para peserta yang terdiri dari pemuda, santri, pelajar, anak-anak, hingga kaum ibu tampak membaur sambil membawa obor berbahan bambu. Suasana malam pergantian tahun Hijriah pun dipenuhi semangat kebersamaan dan nuansa religius.
Sementara itu, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhani didampingi Kabag Ops Polres Kerinci AKP Edi Mardi, mengatakan untuk mengamankan jalannya kegiatan pengamanan di pawai obor, pihaknya menerjunkan sekitar 120 personel Polres Kerinci yang dibantu personel Polsek Sungai Penuh.
Selain personel kepolisian, pengamanan turut melibatkan unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh dengan total sekitar 70 personel tambahan.
Kapolres mengimbau seluruh masyarakat dan peserta pawai agar tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Kami mengajak seluruh peserta untuk tertib dan menjaga kondusivitas agar perayaan Tahun Baru Islam dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh makna,” ujarnya.
Pawai obor 1 Muharam ini menjadi salah satu tradisi yang terus dilestarikan masyarakat Kota Sungai Penuh sebagai bentuk syiar Islam sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga(asy*).









