Palu Diguncang Gempa 6,7 Magnitudo, BMKG Beberkan Sumber Pemicunya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara motor melintas jalan Penghubung Palolo yang rusak akibat gempa di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pengendara motor melintas jalan Penghubung Palolo yang rusak akibat gempa di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Palu, jentik.id-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan aktivitas Sesar Sausu memicu gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026).

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan gempa tersebut termasuk gempa tektonik dangkal dengan mekanisme sesar turun (normal fault).

Gempa terjadi pada pukul 10.27 WIB dengan kedalaman 16 kilometer. Pusat gempa berada di koordinat 1,03 LS dan 120,24 BT atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu.

BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Meski berkekuatan cukup besar, BMKG memastikan gempa ini tidak memicu tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Nelly di Jakarta, Selasa (16/6).

BMKG juga memantau kondisi perairan di sekitar pusat gempa dan tidak menemukan tanda-tanda tsunami.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan stasiun pemantau di Parigi dan Poso tidak mencatat kenaikan muka air laut.

Baca Juga :  Travel vs Truk di Tol Sumut Berakhir Tragis, 4 Orang Meninggal Dunia

Sementara itu, sensor di Pelabuhan Pantoloan mencatat kenaikan muka air laut sekitar 7,5 sentimeter. Namun, BMKG menegaskan fluktuasi tersebut tidak membahayakan masyarakat.

Guncangan Kuat Terasa di Sejumlah Wilayah

Gempa mengguncang sejumlah daerah di Sulawesi Tengah dengan intensitas berbeda-beda.

BMKG mencatat intensitas tertinggi mencapai VII MMI di Palolo, Kabupaten Sigi. Wilayah Torue dan Parigi Selatan merasakan guncangan pada skala VI hingga VII MMI.

Sementara itu, warga di Kota Palu dan Sigi Biromaru merasakan getaran pada skala V hingga VI MMI. Guncangan juga mencapai wilayah Poso, Donggala, dan Pasangkayu dengan intensitas IV hingga V MMI.

BMKG Catat 20 Gempa Susulan

Hingga pukul 12.00 WIB, BMKG mencatat 20 gempa susulan setelah gempa utama mengguncang wilayah tersebut.

Gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 5,2.

Wijayanto mengatakan BMKG terus memantau perkembangan aktivitas gempa susulan yang masih terjadi.

Baca Juga :  Pekerjaan Konstruksi Fisik Tol Palembang-Betung Capai 82 Persen

“Kami berharap frekuensi gempa susulan terus berkurang dan kekuatannya semakin melemah,” ujarnya.

Sejumlah Bangunan Mengalami Kerusakan

BMKG menerima laporan kerusakan bangunan dari beberapa wilayah terdampak.

Kabupaten Sigi mengalami kerusakan paling signifikan karena menerima guncangan hingga VII MMI. Kerusakan juga terjadi di Kota Palu, Parigi Utara, dan Poso yang mengalami intensitas VI MMI.

Selain itu, Parigi Moutong dan Banawa Selatan mengalami kerusakan pada skala V MMI, sedangkan Sindue, Balaesang, dan Masamba mencatat dampak pada skala IV MMI.

Untuk mempercepat pendataan dampak, BMKG mengirim tim ke lokasi terdampak guna melakukan survei lapangan dan kajian lebih lanjut.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG sambil tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. (nr*)

Berita Terkait

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat
Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa
Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK
TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla
Wawako Azhar Hamzah dan IKAPSO Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapan
Bawa Liquid Vape Diduga Mengandung Etomidate, Pemuda 25 Tahun Ditangkap Polres Bungo!
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, 2.458 Penerbangan di Indonesia Terdampak!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru