Sungai Penuh,jentik.id — Kondisi drainase yang tersumbat di pusat Kota Sungai Penuh dikeluhkan warga dan pemilik toko karena menyebabkan air got meluap hingga menggenangi ruas jalan utama. Selain mengganggu aktivitas lalu lintas, limpahan air tersebut juga menimbulkan bau amis yang menyengat.
Luapan air got terlihat mengalir di permukaan badan jalan di kawasan Jalan Sisingamangaraja. Kondisi tersebut dinilai terbiar dan menimbulkan kesan kumuh di pusat kota.
Sejumlah pemilik toko di sepanjang jalan tersebut mengaku resah karena persoalan itu sudah berlangsung lebih dari sebulan tanpa penanganan serius dari pihak terkait.
“Air got yang tersumbat berada di samping pembangunan Pasar Beringin atau sekitar 30 meter dari simpang empat Tugu Adipura. Sampai sekarang masih meluap ke jalan,” ujar salah seorang warga setempat.
Akibat saluran drainase yang tersumbat, air meluber ke badan jalan sehingga kendaraan yang melintas kerap mencipratkan air ke arah pertokoan dan pejalan kaki, Pada waktu tertentu, genangan air juga mengeluarkan bau amis yang cukup menyengat.
Warga menyebut limpahan air got tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi sudah merembes ke sejumlah ruas jalan utama dalam Kota Sungai Penuh, di antaranya kawasan eks Pasar Mambo, sepanjang Jalan Sisingamangaraja, hingga depan sejumlah toko obat.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan drainase agar persoalan tersebut tidak semakin meluas dan mengganggu kenyamanan warga maupun pengguna jalan
Selain itu, warga juga meminta pihak kontraktor pembangunan Pasar Beringin ikut bertanggung jawab, karena tersumbatnya saluran drainase diduga berkaitan dengan aktivitas pembangunan di kawasan tersebut.(asy*).









