Gagal Salurkan Dana Desa Sejak 2024, Semerah Hadapi Ancaman Penghentian Anggaran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Kali Gagal Salurkan Dana Desa, Semerah Terancam Kehilangan Dana Desa--

Tiga Kali Gagal Salurkan Dana Desa, Semerah Terancam Kehilangan Dana Desa--

Kerinci, jentik.id – KPPN Sungai Penuh mencatat Desa Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, gagal mencairkan Dana Desa sejak 2024. Jika pada 2026 desa kembali tidak mencairkan dana, pemerintah pusat berpotensi menghentikan alokasi Dana Desa pada tahun berikutnya.

KPPN menegaskan aturan tersebut berlaku bagi desa yang tiga kali berturut-turut tidak melakukan pencairan. Regulasi pengelolaan Dana Desa mewajibkan desa melengkapi dokumen administrasi dan syarat pendukung sebelum mengajukan pencairan.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Kepala Seksi Bank KPPN Sungai Penuh, Lusi Winanda Restu, menyebut masalah serupa juga terjadi di Desa Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin, pada 2025. Ia menilai gagal salur merugikan desa karena menghambat pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat.

Menurut Lusi, desa biasanya gagal mencairkan dana karena belum melengkapi laporan realisasi anggaran, peraturan desa tentang APBDes, serta dokumen pendukung lain. Tanpa kelengkapan itu, KPPN tidak dapat memproses pencairan.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Alfin Tegaskan Komitmen Bangun Sungai Penuh Lebih Maju

KPPN meminta seluruh pemerintah desa di wilayah kerjanya lebih cermat dan proaktif menyiapkan dokumen. Dengan administrasi yang lengkap, desa bisa mempercepat pencairan dan menghindari gagal salur.

KPPN berharap desa segera memenuhi seluruh ketentuan agar Dana Desa dapat mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

Ratusan Mustahik Terima Zakat Program Padang Panjang Peduli
Sambut Hari Kemenangan, Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Sholat Ied
Tipis Kemungkinan Idul Fitri 1447 Berbeda
Diduga Bawa Pasokan MBG, Grand Max Jatuh ke Jurang di Muara Emat
Benturan Keras Bus dan Truk Boks di Muaro Jambi, Satu Nyawa Melayang
Tebar Berkah Ramadan, Yatim Fest Talang Lindung Bantu Anak Yatim dan Dhuafa
Mudik Gratis 2026 Dimulai, Al Haris Berangkatkan Ratusan Pemudik dari Jambi
Dua Hari, Tiga Rumah Terbakar di Padang Panjang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:42 WIB

Ratusan Mustahik Terima Zakat Program Padang Panjang Peduli

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sambut Hari Kemenangan, Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Sholat Ied

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:50 WIB

Tipis Kemungkinan Idul Fitri 1447 Berbeda

Senin, 16 Maret 2026 - 17:00 WIB

Diduga Bawa Pasokan MBG, Grand Max Jatuh ke Jurang di Muara Emat

Senin, 16 Maret 2026 - 16:00 WIB

Benturan Keras Bus dan Truk Boks di Muaro Jambi, Satu Nyawa Melayang

Berita Terbaru

Pegawai PPPK Paruh waktu.

Padang Panjang

THR PPPK Paruh Waktu di Padang Panjang Cair, Ini Besarannya

Rabu, 18 Mar 2026 - 14:53 WIB

Pemuda 25 Tahun Asal Pulau Sangkar Ditangkap Polisi, Diduga Rudapaksa Anak

Kriminal

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Rudapaksa Anak di Pulau Sangkar

Selasa, 17 Mar 2026 - 21:00 WIB