Selisih Pajak Innova Reborn Diesel Matic 2025 vs 2026, Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jentik.id–Popularitas Toyota Kijang Innova Reborn belum tergoyahkan meski generasi baru seperti Toyota Innova Zenix sudah lebih dulu hadir. Varian diesel matic masih menjadi primadona berkat mesin tangguh dan kenyamanan berkendara yang sudah terbukti.

Namun, bagi calon pembeli unit terbaru, ada satu hal penting yang tidak boleh diabaikan: biaya pajak tahunan. Perbandingan antara model tahun 2025 dan 2026 menunjukkan adanya kenaikan yang patut diperhitungkan sejak awal.

Rincian Pajak Innova Reborn Diesel 2025 dan 2026

Simulasi ini menggunakan tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 2% untuk wilayah DKI Jakarta, dengan asumsi kendaraan merupakan kepemilikan pertama.

Innova Reborn Diesel Matic 2025

  • PKB: Rp6.846.000

  • SWDKLLJ: Rp143.000

  • Total: Rp6.989.000

Baca Juga :  Honda Scoopy 2026 Resmi Tampil Lebih Kekinian, USB Port Baru Jadi Andalan

Innova Reborn Diesel Matic 2026

  • PKB: Rp7.182.000

  • SWDKLLJ: Rp143.000

  • Total: Rp7.325.000

Dari data tersebut, terdapat kenaikan sekitar Rp336.000 per tahun. Meski tidak terlalu besar, selisih ini tetap berpengaruh terhadap total biaya kepemilikan jangka panjang.

Kenapa Pajak Tahun 2026 Lebih Tinggi?

Kenaikan pajak ini dipicu oleh meningkatnya Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang ditetapkan pemerintah setiap tahun.

  • NJKB 2025: Rp326 juta

  • NJKB 2026: Rp342 juta

Peningkatan nilai ini diduga berkaitan dengan penyegaran fitur atau penyesuaian harga dari pihak Toyota. Karena NJKB menjadi dasar perhitungan pajak, maka kenaikannya otomatis berdampak pada besaran PKB.

Hal Penting Sebelum Membeli

Agar tidak salah hitung, ada beberapa faktor yang wajib diperhatikan:

  • Lokasi registrasi kendaraan: Tarif pajak berbeda di setiap daerah, tidak selalu sama dengan Jakarta.

  • Status kepemilikan: Jika mobil bukan kendaraan pertama, pajak progresif akan membuat biaya lebih tinggi.

Baca Juga :  Suzuki Soltanto 125 Muncul dengan Desain Ikonik, Siap Jadi Penantang Baru di Kelas 125 cc

Memahami aspek ini sejak awal akan membantu Anda menghindari kejutan biaya saat perpanjangan STNK.

Kesimpulan

Toyota Kijang Innova Reborn diesel matic tetap jadi pilihan kuat di segmen MPV berkat performa dan kenyamanannya. Namun, selisih pajak antara tahun 2025 dan 2026 menunjukkan bahwa biaya tahunan juga harus menjadi pertimbangan penting sebelum membeli serta tetap bijak dalam menetapkan pilihan. ***

Berita Terkait

Hyundai Stargazer Cartenz Hadir dengan Teknologi Modern, Siap Temani Mobilitas Keluarga
BYD dan Jaecoo Guncang Pasar Otomotif Indonesia, Merek Tiongkok Kian Mendominasi
SUV Baru Nissan Dibanderol Mulai Rp 199 Jutaan, Tawarkan Desain Gagah dan Fitur Modern
Ford Rilis Paket Supercharger 810 HP untuk Mustang GT, Performa Buas dengan Harga Lebih Terjangkau
Mitsubishi Pilih Xforce Hybrid Lebih Dulu, Ini Alasan Xpander Hybrid Belum Masuk Indonesia
Jaecoo J5 Puncaki Penjualan Mobil di Indonesia, Kendaraan Listrik Makin Mendominasi
Toyota Zenix Hybrid Laris di Segmen Fleet, Dipilih Instansi hingga Taksi Premium
BMW iX3 Terbaru Siap Debut di GIIAS 2026, Usung Teknologi Neue Klasse
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:46 WIB

Hyundai Stargazer Cartenz Hadir dengan Teknologi Modern, Siap Temani Mobilitas Keluarga

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:26 WIB

BYD dan Jaecoo Guncang Pasar Otomotif Indonesia, Merek Tiongkok Kian Mendominasi

Senin, 27 Juli 2026 - 09:48 WIB

SUV Baru Nissan Dibanderol Mulai Rp 199 Jutaan, Tawarkan Desain Gagah dan Fitur Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:18 WIB

Ford Rilis Paket Supercharger 810 HP untuk Mustang GT, Performa Buas dengan Harga Lebih Terjangkau

Senin, 20 Juli 2026 - 09:20 WIB

Mitsubishi Pilih Xforce Hybrid Lebih Dulu, Ini Alasan Xpander Hybrid Belum Masuk Indonesia

Berita Terbaru