Volkswagen Siap Gebrak Pasar AS! Pikap Baru Bakal Meluncur Sebelum 2030

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mobil pikap VW Amarok. ANTARA/Volkswagen

Ilustrasi mobil pikap VW Amarok. ANTARA/Volkswagen

JAKARTA, jentik.id – Volkswagen menyiapkan model pikap baru untuk memperkuat bisnisnya di pasar otomotif Amerika Serikat. Perusahaan melihat segmen pikap sebagai salah satu peluang untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas pilihan produknya.

Laporan Carscoops pada Sabtu (8/8) menyebut manajemen baru Volkswagen di Amerika Serikat sedang mengevaluasi kembali jajaran kendaraan yang mereka tawarkan. Langkah tersebut muncul karena pangsa pasar Volkswagen di Negeri Paman Sam masih berada di kisaran 4 persen.

Bidik Pasar Pikap

Volkswagen melihat kendaraan pikap memiliki potensi besar di Amerika Serikat. Permintaan yang tinggi membuat segmen ini mampu memberikan margin keuntungan yang menarik bagi produsen otomotif.

Volkswagen terakhir menjual pikap secara resmi di Amerika Serikat pada era 1980-an melalui Volkswagen Pickup berbasis Rabbit. Setelah itu, perusahaan menghentikan penjualan pikap di pasar tersebut meski tetap mengembangkan model Amarok untuk pasar global.

Baca Juga :  Audi Q7 2026 Siap Memikat, SUV Premium dengan Fitur Canggih dan Kenyamanan Maksimal

Volkswagen sebelumnya juga pernah mencoba menarik perhatian konsumen Amerika Serikat lewat konsep Atlas Tanoak. Namun, perusahaan tidak melanjutkan konsep tersebut ke produksi massal.

Kini, Volkswagen menargetkan pikap baru tersebut hadir sebelum akhir dekade. Perusahaan juga berencana memproduksinya di pabrik Chattanooga, Tennessee.

Manfaatkan Produksi Lokal

Produksi di Amerika Serikat dapat membantu Volkswagen mengurangi dampak tarif impor. Selain itu, langkah tersebut memungkinkan perusahaan memanfaatkan kembali fasilitas Chattanooga yang sebelumnya memproduksi ID.4.

Volkswagen kemungkinan tidak akan mengembangkan pikap tersebut sendirian. Pengembangan pikap dengan konstruksi body-on-frame membutuhkan biaya besar sehingga kerja sama dengan produsen lain menjadi salah satu opsi.

Baca Juga :  Leapmotor B10 Resmi Siap Masuk Indonesia, SUV Listrik Stylish dengan Fitur Modern

Ford menjadi salah satu kandidat mitra yang berpotensi terlibat. Kedua perusahaan sudah menjalin kerja sama dalam sejumlah proyek kendaraan.

Hubungan tersebut terlihat dari Volkswagen Amarok generasi terbaru yang menggunakan basis Ford Ranger. Sebaliknya, Ford memanfaatkan platform kendaraan listrik MEB milik Volkswagen untuk beberapa model di pasar Eropa.

Jika kedua perusahaan kembali bekerja sama, Volkswagen dapat mempercepat pengembangan pikap baru sekaligus memanfaatkan teknologi dan platform yang sudah teruji.

Dengan strategi tersebut, Volkswagen berharap bisa menghadirkan produk yang lebih sesuai dengan selera konsumen Amerika Serikat sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar otomotif negara tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Cuma Rp9 Jutaan! Ini 7 Motor Listrik Murah yang Tren di 2026
Baterai Mobil Listrik Tua Bisa Bikin Biaya Perbaikan Membengkak
CFMOTO 150 AURA 2027 Tampil Retro dengan Fitur Modern
Laba Astra Tembus Rp5,9 Triliun, Penjualan Mobil Ikut Melonjak
3 Mobil Listrik di Bawah Rp200 Juta, Ini Pilihannya
Kaca Mobil Retak Bisa Mulus Lagi? Kenali Metode Suntik Kaca
Baru Meluncur, New Xforce Sudah Tembus 1.000 Unit di GIIAS 2026
IONIQ 5 Viral, Hyundai Evaluasi Kompetensi Sales dan Pelayanan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Cuma Rp9 Jutaan! Ini 7 Motor Listrik Murah yang Tren di 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Baterai Mobil Listrik Tua Bisa Bikin Biaya Perbaikan Membengkak

Senin, 28 September 2026 - 11:30 WIB

CFMOTO 150 AURA 2027 Tampil Retro dengan Fitur Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Laba Astra Tembus Rp5,9 Triliun, Penjualan Mobil Ikut Melonjak

Sabtu, 26 September 2026 - 09:26 WIB

3 Mobil Listrik di Bawah Rp200 Juta, Ini Pilihannya

Berita Terbaru