Tiga Anak Bobol 5 Toko HP di Padang, Remaja 14 Tahun Mengaku Mencuri Sejak Usia 10 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar 3 bocah membobol lima toko HP di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, tertangkap saat masuk ke markas TNI AL. Foto: Dok. Polresta Padang

Tangkapan layar 3 bocah membobol lima toko HP di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, tertangkap saat masuk ke markas TNI AL. Foto: Dok. Polresta Padang

PADANG, jentik.id – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembobolan lima toko handphone (HP) di Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat. Salah satu dari tiga anak yang polisi amankan mengaku sudah melakukan pencurian sejak berusia sekitar 10 tahun.

Polisi mengamankan tiga anak berinisial AD (13), MA (11), dan HB (14). Dari ketiganya, HB mengaku paling lama melakukan aksi pencurian.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol M Yasin mengatakan, HB mulai mencuri ketika tinggal di Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sementara itu, AD dan MA baru mengenal aksi pencurian setelah bertemu dengan HB sekitar dua bulan lalu.

“Sedangkan AD dan MA disebut baru mulai melakukan pencurian setelah mengenal HB sekitar dua bulan terakhir,” kata Yasin kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

AD dan MA Sudah Tiga Kali Mencuri

Menurut Yasin, AD dan MA mengaku telah melakukan pencurian sebanyak tiga kali di wilayah Kota Padang dan Pasaman Barat.

Keduanya mulai mengikuti aksi pencurian setelah mengenal HB. Polisi masih mendalami sejumlah lokasi yang pernah menjadi sasaran ketiga anak tersebut.

Polisi juga menemukan fakta bahwa mereka tidak hanya menyasar toko HP.

Pernah Curi Kotak Amal

Dalam pemeriksaan awal, ketiga anak tersebut mengaku pernah mencuri kotak amal di sejumlah lokasi di Padang dan Pasaman Barat.

Baca Juga :  Longsor di Lembah Anai, Padang - Bukittinggi Putus Total

Yasin mengatakan, ketiganya mengaku belajar mencuri atas kemauan sendiri. Polisi sejauh ini tidak menemukan pihak lain yang mengajari atau mengarahkan mereka.

“Dari keterangan ketiga anak-anak tersebut, mereka melakukan pencurian atas inisiatif dan kepandaian mereka sendiri tanpa ada diberi petunjuk dari mana pun,” ujar Yasin.

Polisi juga mencatat ketiganya sudah tidak bersekolah.

Dari sisi administrasi, polisi telah mengetahui identitas AD dan MA melalui kartu keluarga. Sementara itu, HB tidak memiliki kartu keluarga dan polisi belum mengetahui keberadaan orang tuanya.

Polisi Lacak Pelaku Lewat CCTV

Polisi mulai mengungkap pembobolan lima toko HP setelah memeriksa tempat kejadian perkara dan rekaman CCTV.

Rekaman tersebut membantu polisi mengenali tiga anak yang mereka duga terlibat dalam pencurian. Polisi kemudian mencocokkan identitas mereka dengan dokumentasi saat Satreskrim Polres Pasaman Barat pernah mengamankan ketiganya.

Setelah mendapat petunjuk tersebut, polisi melanjutkan penyelidikan.

Petugas kemudian mengetahui ketiganya sering mendatangi sebuah warung internet (warnet) di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang.

Ketiganya Malah Masuk Markas TNI AL

Pada Senin (24/8/2026), polisi mendapat informasi bahwa ketiga anak itu bergerak menuju Pelabuhan Bungus Teluk Kabung.

Baca Juga :  Cekcok Berujung Maut, Pria di Padang Tewas Ditusuk Kerabat

Mereka menggunakan sepeda motor jenis minitrail dan berboncengan tiga. Tim Opsnal langsung mengejar mereka, tetapi polisi sempat kehilangan jejak.

Petugas kemudian mendapat informasi mengejutkan. Ketiga anak tersebut justru masuk ke kawasan markas TNI Angkatan Laut.

“Sekitar pukul 18.00 WIB, kami mendapat informasi dari petugas piket penjagaan Kodaeral II Angkatan Laut, ada tiga anak yang masuk ke markas,” kata Yasin.

Polisi kemudian mendatangi Mako Kodaeral II. Setelah memeriksa ketiga anak tersebut, petugas memastikan mereka merupakan anak yang polisi cari terkait pembobolan toko HP di Plaza Andalas.

Polisi Perhatikan Status Anak

Polisi kini memproses kasus tersebut dengan mempertimbangkan status ketiganya sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

Perbedaan usia ketiga anak juga menjadi pertimbangan dalam penanganan perkara. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian pencurian yang mereka akui, termasuk aksi pembobolan lima toko HP di Plaza Andalas serta pencurian kotak amal di sejumlah lokasi.

Penyidik juga terus mengumpulkan informasi untuk mengetahui apakah masih ada aksi lain yang pernah mereka lakukan. (nr*)

Berita Terkait

Gali Kabel Telkom Tengah Malam, 5 Terduga Pencuri Diciduk Polres Kerinci
23,7 Kg Emas Hendak Diselundupkan dari Soetta, 7 WN China Diciduk
KDRT di Sungai Deras Berakhir Tragis, Terduga Pelaku Ditemukan Meninggal Dipohon Cengkeh.
Bunker di Sekolah Swasta Jaksel, Usai Dibuka Kuncinya Temuan Ratusan Senjata
Lampu Traffic Light di Kota Sungai Penuh Banyak Tak Berfungsi, Wawako: “Lampu Hijau Sudah Berubah Jadi Biru” Usia 25 Tahun.
Polisi Ringkus Terduga Pelaku Kasus Mayat dalam Karung di Depok, Motif Masih Didalami
Korban Arisan Bodong di Merangin Bertambah, Total Kerugian Diduga Mencapai Rp6 Miliar
Brigjen Pol Asep Bongkar Peta Peredaran Narkoba di Jambi, Golden Triangle hingga Pelabuhan Tikus Jadi Sorotan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Tiga Anak Bobol 5 Toko HP di Padang, Remaja 14 Tahun Mengaku Mencuri Sejak Usia 10 Tahun

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Gali Kabel Telkom Tengah Malam, 5 Terduga Pencuri Diciduk Polres Kerinci

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WIB

23,7 Kg Emas Hendak Diselundupkan dari Soetta, 7 WN China Diciduk

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:45 WIB

KDRT di Sungai Deras Berakhir Tragis, Terduga Pelaku Ditemukan Meninggal Dipohon Cengkeh.

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bunker di Sekolah Swasta Jaksel, Usai Dibuka Kuncinya Temuan Ratusan Senjata

Berita Terbaru