Harga Sembako Sungai Penuh Stabil, Cabai Bertahan Rp35.000

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga cabe stabil di Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh.

Harga cabe stabil di Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh.

Sungai Penuh, jentik.id—Harga sembako Sungai Penuh tetap stabil di Pasar Tanjung Bajure pada minggu keempat April 2026.

Pedagang mencatat kenaikan harga cabai merah keriting dan cabai merah besar dibandingkan minggu kedua April. Saat itu, harga masih berkisar Rp18.000 hingga Rp22.000 per kilogram.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh menyebut harga cabai merah besar dan cabai merah keriting kini bertahan di angka Rp35.000 per kilogram, Selasa (28/4).

Baca Juga :  Wawako Azhar Dorong Penguatan Bank Jambi demi Percepat Pembangunan dan Ekonomi Daerah.

Kondisi harga bahan pokok Sungai Penuh ini menunjukkan pasar tetap stabil tanpa lonjakan dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, pedagang menjual cabai rawit hijau seharga Rp30.000 per kilogram. Harga ini turun dan membantu masyarakat mengurangi pengeluaran harian.

Selain itu, pedagang mempertahankan harga bawang merah lokal dan impor di angka Rp38.000 per kilogram. Harga tersebut tidak berubah dari pekan sebelumnya.

Di sisi lain, pedagang menurunkan harga kentang menjadi Rp12.000 per kilogram. Sebelumnya, harga kentang mencapai Rp20.000 per kilogram pada awal April 2026.

Baca Juga :  Harkitnas ke-118, Wali Kota Alfin Ajak Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

Dinas Perdagangan dan Perindustrian menjelaskan bahwa harga sembako Sungai Penuh sangat bergantung pada pasokan petani. Distribusi yang lancar juga menjaga kestabilan harga di pasar.

Meski harga relatif stabil, pedagang tetap mewaspadai perubahan sewaktu-waktu. Gangguan pasokan dapat memicu kenaikan harga. Namun, masyarakat berharap harga tetap stabil karena kebutuhan hidup terus meningkat. (ms)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Jajaki Kerja Sama dengan UNRI untuk Tingkatkan Kualitas Tenaga Pendidik
Wali Kota Alfin Lepas 41 Peserta Kafilah Sungai Penuh Menuju MTQ ke-55 Provinsi Jambi
Elviana Petani Selalu Berada dalam Posisi Dirugikan, Peran Strategis Tani Merdeka Harus Diperkuat
Generasi Muda Angkat Bahasa Kerinci, Pelajar Sungai Penuh Adu Bakat di FTBI 2026
Longsor Kembali Terjadi di Desa Pelayang Raya, Sebagian Bahu Jalan Tertimbun Material Tanah
Wali Kota Alfin Ajak Cassia Coop Perkuat Investasi Berkelanjutan di Sungai Penuh
Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Sungai Penuh
Wako Alfin Beri Penghargaan kepada ASN Purna Tugas atas Pengabdian di Sungai Penuh
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Pemkot Sungai Penuh Jajaki Kerja Sama dengan UNRI untuk Tingkatkan Kualitas Tenaga Pendidik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Wali Kota Alfin Lepas 41 Peserta Kafilah Sungai Penuh Menuju MTQ ke-55 Provinsi Jambi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Elviana Petani Selalu Berada dalam Posisi Dirugikan, Peran Strategis Tani Merdeka Harus Diperkuat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Generasi Muda Angkat Bahasa Kerinci, Pelajar Sungai Penuh Adu Bakat di FTBI 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Longsor Kembali Terjadi di Desa Pelayang Raya, Sebagian Bahu Jalan Tertimbun Material Tanah

Berita Terbaru