Ledakan Dahsyat di Gudang Bahan Peledak Tambang Myanmar, Lebih dari 45 Orang Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puing puing akibat ledakan di gudang Tambang di Kota Shan Myanmar yang menewaskan 45 orang, petugas bencana dan keselamatan setempat bersama petugas jesehatan terus mengevakuasi korban yang selamat kerumah sakit setempat.

Puing puing akibat ledakan di gudang Tambang di Kota Shan Myanmar yang menewaskan 45 orang, petugas bencana dan keselamatan setempat bersama petugas jesehatan terus mengevakuasi korban yang selamat kerumah sakit setempat.

Myanmar, jentik.id Ledakan dahsyat yang terjadi di sebuah lokasi penyimpanan bahan peledak pertambangan di wilayah timur laut Myanmar menewaskan lebih dari 45 orang dan melukai puluhan lainnya.

Berdasarkan keterangan petugas serta laporan media setempat, ledakan terjadi di sebuah bangunan di Kota Namhkam, Negara Bagian Shan, pada Minggu (31/5). Selain menyebabkan korban jiwa, insiden tersebut juga mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan dan permukiman warga di sekitar lokasi.

Lokasi ledakan berada sekitar tiga kilometer di selatan perbatasan China, di wilayah yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA), kelompok bersenjata etnis sekaligus organisasi politik yang memperjuangkan otonomi di Myanmar.

Stasiun televisi pemerintah China, CCTV, melaporkan banyak rumah penduduk mengalami kerusakan akibat kuatnya ledakan tersebut.

Berdasarkan temuan awal, sumber ledakan diduga berasal dari tempat penyimpanan bahan peledak yang digunakan untuk aktivitas pertambangan.

Baca Juga :  Mudah dan Cepat! Begini Cara Cek Penerima PKH dan BPNT April 2026

Sejumlah media Myanmar menyebutkan jumlah korban tewas berkisar antara 50 hingga 55 orang. Sementara itu, foto dan video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung tinggi dari lokasi kejadian, dengan puing-puing bangunan berserakan di area sekitar.

Kantor berita Shwe Phee Myay yang berbasis di Negara Bagian Shan melaporkan bahwa di antara korban terdapat 25 perempuan dan 30 laki-laki.

Selain itu, puluhan orang lainnya mengalami luka-luka dan beberapa korban diyakini masih terjebak di lokasi saat operasi pencarian dan penyelamatan terus berlangsung.

“Sejauh ini, di antara para korban, 25 dilaporkan perempuan dan 30 laki-laki, sementara puluhan lainnya terluka dan beberapa diyakini masih terjebak, sementara operasi penyelamatan masih berlangsung,” demikian laporan kantor berita tersebut.

Baca Juga :  Bansos Mei 2026 Mulai Dicairkan, Segera Cek Nama dan Rekening Anda

Petugas penanggulangan bencana juga mengimbau masyarakat untuk mendonorkan darah ke Rumah Sakit Umum Namhkam guna membantu penanganan korban yang masih dirawat.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun Telegram resminya, TNLA mengakui bahwa mereka menyimpan gelignit, salah satu jenis bahan peledak industri, untuk keperluan pertambangan dan penggalian.

Kelompok tersebut menyatakan telah memulai penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti ledakan.

Hingga kini, para korban yang selamat masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit setempat, sementara proses evakuasi dan investigasi terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Berita ini masih dapat diperbarui seiring perkembangan informasi dan hasil penyelidikan resmi terkait penyebab ledakan tersebut.(asy*).

Berita Terkait

PWI Jambi Sembelih Tiga Sapi Kurban, Bagikan 160 Paket Daging
Presiden Prabowo Berkurban Sapi di Masjid Raya Sungai Penuh, Diserahkan Wali Kota Sungai Penuh.
Ketua PWI Jambi H. Riduan Agus Besuk Sekjen Arwani di RS DKT, Kondisi Mulai Pulih
Kasus Orang Dengan Gangguan Mental Atau Gila Di Indonesia Cendrung Meningkat
Kasus Ponografis Dimensos Terhadap Anak Masuk Abang Batas Mengkuatirkan 
Bansos 2026 Dibuka! Ini Cara Mudah Daftar Agar Masuk Data Penerima
Bansos Mei 2026 Mulai Dicairkan, Segera Cek Nama dan Rekening Anda
Wako Alfin Tatap Muka dengan Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi, Serahkan Bantuan untuk 12 KK
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:51 WIB

Ledakan Dahsyat di Gudang Bahan Peledak Tambang Myanmar, Lebih dari 45 Orang Tewas

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:52 WIB

PWI Jambi Sembelih Tiga Sapi Kurban, Bagikan 160 Paket Daging

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:20 WIB

Presiden Prabowo Berkurban Sapi di Masjid Raya Sungai Penuh, Diserahkan Wali Kota Sungai Penuh.

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:30 WIB

Ketua PWI Jambi H. Riduan Agus Besuk Sekjen Arwani di RS DKT, Kondisi Mulai Pulih

Senin, 25 Mei 2026 - 14:39 WIB

Kasus Orang Dengan Gangguan Mental Atau Gila Di Indonesia Cendrung Meningkat

Berita Terbaru