Jakarta, jentik.id-Nio melalui sub-brand Onvo menghadirkan versi terbaru L60 dengan teknologi LiDAR. Langkah ini menandai perubahan strategi sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif.
Sebelumnya, Onvo L60 hanya mengandalkan sistem kamera (pure vision). Kini, Nio menambahkan LiDAR untuk meningkatkan kemampuan smart driving dan keselamatan berkendara.
Onvo L60 sendiri merupakan SUV listrik kelas menengah yang meluncur pada September 2025. Nio merancang mobil ini sebagai pesaing langsung Tesla Model Y di pasar China, dengan desain modern, kabin luas, serta teknologi battery swap yang menjadi ciri khasnya.
Penambahan LiDAR membuat sistem autonomous driving lebih canggih. Teknologi ini mampu mendeteksi objek secara lebih akurat, membaca kondisi jalan kompleks, serta meningkatkan navigasi otomatis.
Nio mengambil langkah ini setelah melihat kebutuhan pasar terhadap fitur keselamatan yang lebih tinggi. Produsen juga mengikuti tren industri, di mana banyak merek kendaraan listrik seperti BYD dan XPeng telah lebih dulu mengadopsi LiDAR.
Onvo L60 kini bersaing langsung dengan Tesla Model Y dan BYD Song Plus EV. Dengan harga yang lebih kompetitif, mobil ini menawarkan alternatif menarik di segmen SUV listrik menengah.
Kehadiran LiDAR memperkuat daya saing L60, terutama di pasar China yang sangat memperhatikan teknologi dan fitur keselamatan.
Melalui strategi ini, Nio menunjukkan kesiapan beradaptasi dengan perkembangan industri. Kombinasi desain modern, battery swap, dan teknologi LiDAR membuat Onvo L60 semakin solid untuk menantang dominasi Tesla dan BYD di pasar global. (nr*)









