Fraksi PKB DPRD Jambi Soroti Kemelut dan Profesionalisme Kinerja Bank 9 Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, jentik.id — Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) angkat bicara terkait kemelut yang berlarut-larut di Bank 9 Jambi. Mereka mempertanyakan profesionalisme kinerja bank daerah tersebut dalam mengelola dana dan kepercayaan  masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas LKPJ Gubernur Jambi Tahun Anggaran 2025, Senin (06/04/2026), di ruang rapat Gedung DPRD Provinsi Jambi, disampaikan Juru bicara Fraksi PKB, Erfan,

“Keprihatinan mendalam atas insiden serangan siber yang baru-baru ini melumpuhkan sistem Bank 9 Jambi, menurutnya, peristiwa tersebut bukan sekadar persoalan teknis, melainkan ancaman serius terhadap kredibilitas perbankan daerah dan kepercayaan masyarakat yang menitipkan dananya.

Baca Juga :  Pedagang Bandel Gunakan Payung Kembali Ditertibkan

Fraksi PKB menilai serangan siber itu telah menimbulkan kekhawatiran luas di tengah masyarakat. Sebagai salah satu ujung tombak pelayanan keuangan di Provinsi Jambi, lemahnya sistem keamanan dinilai berdampak signifikan terhadap turunnya tingkat kepercayaan publik.

“Kami menekankan pentingnya langkah konkret untuk segera mengembalikan kepercayaan masyarakat, antara lain melalui peningkatan sistem keamanan siber, transparansi informasi terkait penanganan insiden, serta komunikasi yang jelas kepada nasabah,” tegas

Perwakilan Fraksi PKB.
Selain aspek teknis, Fraksi PKB juga menyoroti pentingnya akuntabilitas manajemen. Mereka mendesak Gubernur Jambi selaku pemegang saham untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja direksi dan komisaris Bank 9 Jambi.

Baca Juga :  Harta Kekayaan Kajari Jambi Baru Romy Arizyanto Tembus Rp1,95 Miliar, Ini Rinciannya

Adapun tuntutan Fraksi PKB meliputi evaluasi kinerja serta peninjauan ulang terhadap kompetensi jajaran direksi dan komisaris dalam memitigasi risiko.

Mereka juga menegaskan pentingnya keterlibatan legislatif (DPRD) dalam mengawasi secara ketat langkah-langkah perbaikan yang dilakukan, terkait tata kelola risiko, PKB mendorong agar pengelolaan risiko dilakukan secara profesional guna menjaga stabilitas dan kredibilitas bank daerah.

Fraksi PKB berharap pemerintah daerah tidak menganggap remeh persoalan ini, mengingat peran vital Bank 9 Jambi dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat hingga ke pelosok daerah. (am)

Berita Terkait

Edminuddin Soroti Kebijakan Gubernur Jambi Al Haris Kerinci dan Sungai Penuh Dinilai Belum Mendapat Perhatian Berimbang
Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla
35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:57 WIB

Edminuddin Soroti Kebijakan Gubernur Jambi Al Haris Kerinci dan Sungai Penuh Dinilai Belum Mendapat Perhatian Berimbang

Jumat, 11 September 2026 - 20:08 WIB

Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Berita Terbaru