Sistem Desil 2026 Diperbarui, Penyaluran Bansos Kini Lebih Tepat Sasaran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Sistem Klasifikasi Desil Terbaru 2026

ilustrasi Sistem Klasifikasi Desil Terbaru 2026

JAKARTA, jentik.id – Pemerintah memperbarui sistem klasifikasi desil pada 2026 sebagai bagian dari integrasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini menggabungkan data dari Kementerian Sosial melalui DTKS dan hasil Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) oleh Badan Pusat Statistik.

Melalui sistem terbaru ini, pemerintah membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 kelompok desil. Setiap desil mewakili 10 persen populasi rumah tangga di Indonesia, mulai dari kelompok paling rentan hingga paling sejahtera.

Pemerintah juga melakukan sejumlah penyesuaian kebijakan pada 2026. Salah satunya, pemerintah memperketat penyaringan penerima bantuan sosial. Program sembako atau BPNT kini lebih difokuskan pada masyarakat di Desil 1 hingga Desil 4. Sementara itu, Desil 5 hanya dapat menerima bantuan jika tersedia kuota tambahan atau berdasarkan hasil asesmen khusus.

Baca Juga :  Sri Kartini Alfin bersama Dinas Sosial Sungai Penuh Salurkan Bantuan ATENSI

Selain itu, pemerintah memperbarui data secara berkala setiap tiga bulan. Instansi terkait seperti Dukcapil, BPS, dan Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan sinkronisasi untuk memastikan data tetap akurat dan mutakhir.

Dalam menentukan desil, pemerintah tidak hanya mengacu pada pendapatan. Petugas juga menilai kepemilikan aset seperti kendaraan dan barang elektronik, kondisi tempat tinggal, tingkat pendidikan, serta pola pengeluaran bulanan masyarakat.

Masyarakat dapat mengecek status desil secara mandiri melalui beberapa cara. Warga bisa mengakses situs resmi cek bansos milik Kemensos dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP. Selain itu, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store setelah melakukan verifikasi NIK dan swafoto.

Baca Juga :  Mudah dan Cepat! Begini Cara Cek Penerima PKH dan BPNT April 2026

Bagi warga yang kesulitan mengakses layanan digital, pemerintah menyediakan layanan offline melalui kantor desa atau kelurahan setempat. Operator desa akan membantu pengecekan melalui sistem SIKS-NG.

Pemerintah menetapkan periode Maret hingga Juli 2026 sebagai masa penting untuk pembaruan data. Pada periode ini, petugas melakukan survei lapangan atau ground checking. Karena itu, masyarakat diimbau memastikan data kependudukan mereka sudah valid dan terdaftar di Dukcapil.

Dengan sistem ini, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan adil bagi seluruh masyarakat. (nr)

Berita Terkait

Jumat Berkah Bikin Jemaah Tersenyum, PT Tren Gen Horizon Kembali Berbagi di Pelayang Raya
Peduli Kesehatan Masyarakat, DPC Demokrat Kota Sungai Penuh Aksi  Bagikan Masker
Peduli Kesehatan Warga, Kapolsek Kota Sungai Penuh Pimpin Bagikan Masker
Ala Emak-Emak Lingkungan III Dusun Nek Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Karaoke Bersama
Gempa NTT Renggut 53 Korban Jiwa, 135 Orang Luka-Luka
Korban Gempa NTT Capai 47 Orang Tim SAR Gabungan Bersama Brimob Bantu Evakuasi Korban
Jum’at Berkah, Warung Buk Dorlan Bagikan 100 Kotak Nasi dan 100 Gelas Jus kepada Warga
Warung Buk Dorlan Tebar Kebaikan, Bagikan 100 Kotak Nasi dan 100 Gelas Jus kepada Warga
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Jumat Berkah Bikin Jemaah Tersenyum, PT Tren Gen Horizon Kembali Berbagi di Pelayang Raya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, DPC Demokrat Kota Sungai Penuh Aksi  Bagikan Masker

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Kapolsek Kota Sungai Penuh Pimpin Bagikan Masker

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Ala Emak-Emak Lingkungan III Dusun Nek Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Karaoke Bersama

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Gempa NTT Renggut 53 Korban Jiwa, 135 Orang Luka-Luka

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB