Padang Panjang Tawarkan Sejumlah Peluang Investasi ke Danantara

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan sejumlah bupati, walikota dan Gubernur Sumbar dengan COO BPI Danantara.

Pertemuan sejumlah bupati, walikota dan Gubernur Sumbar dengan COO BPI Danantara.

Padang Panjang, jentik.id-Di hadapan COO Danantara, Wako Hendri Arnis Tawarkan Paket Potensi Investasi Padang Panjang
Sejumlah peluang investasi strategis di Kota Padang Panjang, Sumbar dipaparkan Waliota, Hendri Arnis dalam pertemuan bersama Kepala BP BUMN sekaligus COO BPI Danantara, Dony Oskaria.

Pertemuan ini juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, serta para bupati dan walikota se-Sumatera Barat, Rabu (15/4) di Jakarta.

Tawaran dan potensi yang disampaikan di antaranya pemanfaatan lahan negara berupa tanah erfpacht di Sungai Andok, Kelurahan Kampung Manggis, pengembangan kawasan PDIKM untuk UMKM dan pariwisata, hingga gagasan wisata kereta gantung yang memanfaatkan kontur wilayah Padang Panjang yang berbukit.

“Padang Panjang tidak hanya menawarkan potensi, tetapi juga kesiapan. Kami sudah menyiapkan arah pengembangan yang jelas dan terbuka untuk kolaborasi. Tinggal bagaimana kita jemput bersama dengan dukungan pemerintah pusat dan investor,” jelas Hendri.

Baca Juga :  Alex Saputra Dilantik jadi Ketua BPIC. Wako Hendri Arnis: "Wujudkan Kemandirian Masjid"

Wako Hendri menegaskan, seluruh potensi tersebut tulah disiapkan dengan arah pengembangan yang jelas dan terbuka untuk kolaborasi lintas sektor. Ia menilai, keterlibatan kementerian, pemerintah provinsi, serta investor menjadi kunci agar berbagai rencana tersebut dapat terealisasi dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Hendri juga mengangkat rencana pemanfaatan lahan pemerintah di kawasan sport centre untuk kegiatan pendidikan, serta rehabilitasi kawasan Bancah Laweh ☑ pusat olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Tak kalah penting, revitalisasi kawasan Stasiun Kereta Api bersejarah di Pasar Usang diusulkan dengan konsep kolaborasi berbasis UMKM, bukan sekadar pola sewa.

Baca Juga :  Erupsi Sore Hari, Gunung Marapi Semburkan Abu Setinggi 1.500 Meter

“Kami ingin pengembangan ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM dan ekonomi kreatif untuk tumbuh bersama. Konsepnya kolaborasi, bukan sekadar komersial,” tambahnya.

Ditambahkan, pembangunan gedung parkir di pusat kota menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan kenyamanan pengunjung, seiring meningkatnya mobilitas di kawasan perkotaan.

Dalam forum tersebut, Dony menekankan pentingnya percepatan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyoroti perlunya hilirisasi komoditas unggulan, penguatan infrastruktur, serta kepastian ekosistem investasi, mengingat laju pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat masih relatif rendah dan sempat melambat ke angka 3,4 persen pada 2025. (syam)

Berita Terkait

Kemenag Janji Siap Tingkatkan Kualitas Layanan
Bidik Tiket Nasional, 10 Utusan Paskibraka Kota Padang Ikuti Seleksi Tingkat Sumbar dan Nasional
Hewan Kurban Diberi Label Khusus
Bahas Sekolah Rakyat di Padang Panjang, Wako Hendri Arnis Temui Wamensos
Resmi Dilantik, Ny Maria Feronika Pimpin PPEKRAF Sumbar
Hunian Tetap Mandiri Dibangun di Padang Panjang
Jalan Sehat Rute Sangkua Uji Kebugaran dan Kekompakan
Prestasi Gemilang di O2SN, MAN 1 Juara Umum
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kemenag Janji Siap Tingkatkan Kualitas Layanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:04 WIB

Bidik Tiket Nasional, 10 Utusan Paskibraka Kota Padang Ikuti Seleksi Tingkat Sumbar dan Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

Hewan Kurban Diberi Label Khusus

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di Padang Panjang, Wako Hendri Arnis Temui Wamensos

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:00 WIB

Resmi Dilantik, Ny Maria Feronika Pimpin PPEKRAF Sumbar

Berita Terbaru