Sungai Penuh, jentik.id—PLTA Kerinci Merangin Hidro membantah menyusutnya air Danau Kerinci bukan disebabkan uji coba turbin pembangkit listrik melainkan disebabkan curah hujan rendah serta terjadi pendangkalan Danau Kerinci.
Pernyataan itu disampai Aslori selaku humas PLTA Kerinci Merangin Hidro dihadapan wartawan dan LSM disalah satu hotel di Sungai Penuh dalam kegiatan Coffe Morning, Kamis (5/2).
Ia menjelaskan menyusutnya air danau Kerinci disebabkan oleh curah hujan yang rendah. Diakuinya, setelah mendapat informasi dari BPBN bahwa telah terjadi modifikasi cuaca bukan menurunkan hujan melainkan menghentikan hujan.
Hal itu dilakukan untuk menekan agar curah hujan tidak tinggi karena belakangan banyak terjadi banjir dan longsor di berbagai tempat di Sumatera.
“Saya dapat informasi bahwa BNPB telah melakukan rekayasa cuaca untuk menekan curah hujan agar tidak terjadi lagi banjir dan longsor di Sumatera,” ungkap Aslori.
Selain itu ia menyebutkan, faktor lain yang menyebabkan air Danau Kerinci menyusut adalah terjadi pendangkalan permukaan danau.
Namun, kalangan wartawan dan LSM tidak sepenuhnya mengamini apa yang disampaikan Aslori. Seperti yang disampaikan Harmo Karimi Ketua Aliansi Wartawan Sungai Penuh-Kerinci.
Harmo menyebutkan, berkurangnya air Danau Kerinci disebabkan pengerokan pinggir danau dan pintu air terlalu dalam artinya telah terjadi salah teknis dalam pengerjaan.
“Pengerokan terlalu dalam di pinggir danau dan pintu air. Tidak ada hubungannya dengan rendahnya curah hujan. Sudah puluhan tahun kami belum pernah menyaksikan air danau menyusut separah ini,” sebut Harmo.
Ketua LSM Gerham Husnul menyebutkan, selama usianya yang sekarang sudah 58 tahun dan tinggal di pinggir danau belum pernah menyaksikan air danau menyusut separah ini.
“Saya lahir dan besar di pinggir danau belum pernah terjadi air danau menyusut drastis seperti sekarang ini,” akuinya.
Masyarakat tidak mendapat jawaban pasti dari PLTA penyebab air Danau Kerinci menyusut parah setelah dilakukan uji coba satu turbin.
“Kami mau jawaban pasti dari PLTA apa sebenarnya penyebab air danau menyusut separah ini. Artinya jawaban PLTA masih ngambang tidak pasti bahkan cendrung menyalahkan cuaca atau curah hujan rendah dan terjadi pendangkalan permukaan danau,” ujar Syafrizal LSM Kerinci. (wan)









