Screening Kesehatan Mental di SMPN 5 Buntut Dugaan Kasus Asusila

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Scereening kesehatan dan mental di hadapan pelajar SMP Negeri 5 Padang Panjang, Sumbar.

Tim Scereening kesehatan dan mental di hadapan pelajar SMP Negeri 5 Padang Panjang, Sumbar.

Padang Panjang, jentik.id — Tim Penanganan Kasus, bersama Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Padang Panjang mendatangi SMP Negeri 5 memberikan screening kesehatan mental bagi seluruh siswa SMP Negeri 5, Senin (23/2).

Screening ini buntut dari dugaan terjadinya dugaan kasus asusila yang sempat menghebohkan Padang Panjang.

Langkah preventif ini untuk mendeteksi dini potensi persoalan psikologis sekaligus memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Screening menyasar siswa kelas VII, VIII, dan IX melalui pengisian instrumen khusus yang didampingi Tim Penanganan Kasus UPTD PPA.

Baca Juga :  Andre Rosiade Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk Warga Padang Panjang

Pendampingan untuk memastikan proses berjalan tertib serta data yang diperoleh akurat dan dapat ditindaklanjuti.

Sekretaris Dinas Sosial PPKBPPPA, Azani Maizuar menjelaskan pentingnya deteksi dini kondisi kejiwaan siswa sebagai upaya meminimalisir risiko kekerasan.

“Kesehatan mental anak harus menjadi perhatian bersama. Dengan deteksi dini, kita bisa melakukan intervensi lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Dr.Winarno yang memonitoring ke ruang-ruang kelas, menyebut screening ini sebagai fondasi dalam membangun sistem perlindungan anak yang responsif dan terintegrasi di tingkat kota.

Baca Juga :  Lagi-lagi TP-PKK Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

Terpisah, WaliKota, Hendri Arnis, mengapresiasi pelaksanaan screening ini.
Kata walikota, perhatian terhadap kesehatan mental anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

“Kesehatan mental anak sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Melalui screening kita ingin memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari kekerasan,” tegasnya. (syam)

Berita Terkait

THR PPPK Paruh Waktu di Padang Panjang Cair, Ini Besarannya
Ratusan KK Korban Bencana Alam Terima Bantuan
Lagi-lagi TP-PKK Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu
Pemko Sediakan Paket Sembako di Bawah Harga Pasar
Rombongan “Mama Papa Mudik Gratis” Tiba di Padang Panjang
Wagub Vasko dan Wawako Allex Berburu Takjil di Pasar Kuliner Pasar Pusat Padang Panjang
H-7 Lebaran, Aktivitas Perdagangan di Pasar Pusat Meningkat
Muscab Luar Biasa Pramuka Padang Panjang Tetapkan Nasrul Ketua Kwarcab
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:53 WIB

THR PPPK Paruh Waktu di Padang Panjang Cair, Ini Besarannya

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:00 WIB

Ratusan KK Korban Bencana Alam Terima Bantuan

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:02 WIB

Lagi-lagi TP-PKK Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

Senin, 16 Maret 2026 - 21:00 WIB

Pemko Sediakan Paket Sembako di Bawah Harga Pasar

Senin, 16 Maret 2026 - 20:00 WIB

Rombongan “Mama Papa Mudik Gratis” Tiba di Padang Panjang

Berita Terbaru

Pegawai PPPK Paruh waktu.

Padang Panjang

THR PPPK Paruh Waktu di Padang Panjang Cair, Ini Besarannya

Rabu, 18 Mar 2026 - 14:53 WIB

Pemuda 25 Tahun Asal Pulau Sangkar Ditangkap Polisi, Diduga Rudapaksa Anak

Kriminal

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Rudapaksa Anak di Pulau Sangkar

Selasa, 17 Mar 2026 - 21:00 WIB