PARIK MALINTANG, jentik.id – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem sejak Senin (3/8). Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman bencana.
Penjabat Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Hendra Aswara, meminta warga di kawasan rawan bencana terus memantau kondisi lingkungan. Ia mengimbau warga segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika situasi mulai membahayakan.
Hendra menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus tetap siaga. Ia juga meminta BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, dan para camat terus memantau kondisi di wilayah masing-masing.
Pemerintah menginstruksikan setiap instansi terkait memeriksa saluran drainase agar tetap berfungsi. Petugas juga harus mengawasi titik rawan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Mereka harus bergerak cepat saat keadaan darurat terjadi.
Setiap kecamatan juga wajib mengirim laporan kondisi wilayah secara berkala. Laporan itu membantu pemerintah memantau situasi dan menentukan langkah penanganan dengan cepat.
Hendra mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Ia meminta warga menghindari kawasan rawan longsor, tidak berteduh di bawah pohon besar, serta tidak melintasi jalan atau sungai yang tergenang jika arus dan kedalamannya belum diketahui.
Menurut Hendra, kewaspadaan masyarakat dapat mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian. Karena itu, pemerintah mengajak warga saling mengingatkan dan segera melaporkan potensi bahaya kepada pemerintah nagari, kecamatan, BPBD, atau instansi terkait.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus memantau informasi cuaca dari instansi berwenang. Pemerintah juga akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada masyarakat. Sinergi antara pemerintah, petugas, dan masyarakat dapat mengurangi dampak cuaca ekstrem serta menjaga keselamatan warga. (nr*)









