Tawuran Maut di WTC Jambi Dipicu Ajakan Medsos, Polisi Ungkap Kode “R”

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengungkapkan kronologi tawuran geng motor di Kota Jambi yang mengakibatkan seorang remaja tewas, Jumat (21/8/2026).

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengungkapkan kronologi tawuran geng motor di Kota Jambi yang mengakibatkan seorang remaja tewas, Jumat (21/8/2026).

JAMBI, jentik.id – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus tawuran geng motor yang menewaskan remaja 16 tahun di sekitar WTC Jambi, Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Korban berinisial MDH meninggal setelah terlibat bentrokan antarkelompok remaja. Dua aliansi geng motor bertemu sekitar pukul 04.00 WIB dan terlibat perkelahian.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan penyidik menemukan sejumlah fakta baru dalam penyelidikan kasus tersebut.

Hasil autopsi menunjukkan empat luka tusuk akibat senjata tajam pada tubuh MDH. Polisi juga menemukan sejumlah luka lebam di tubuh korban.

Tawuran Bermula dari Media Sosial

Erlan menjelaskan, para remaja memulai aksi tersebut melalui ajakan di media sosial. Kelompok-kelompok itu kemudian bertemu di sekitar WTC Jambi dan terlibat bentrokan.

Baca Juga :  Polisi Makkah Bongkar Sindikat Haji Ilegal di Medsos, 5 Orang Ditangkap

Polisi juga menemukan kode yang digunakan para remaja untuk mengajak kelompok lain melakukan tawuran.

Mereka menggunakan huruf “R” sebagai kode untuk kata “ribut”. Para remaja mengunggah kode tersebut melalui story Instagram untuk menantang kelompok lain.

Polisi menemukan salah satu unggahan ajakan tersebut berasal dari akun @gandaria.katcaw21. Anggota kelompok lain kemudian melihat unggahan itu dan merespons tantangan tersebut.

Dua Kelompok Saling Menantang

Setelah melihat unggahan di media sosial, kedua kelompok saling menantang. Mereka kemudian menentukan kawasan WTC Jambi sebagai lokasi pertemuan.

Baca Juga :  Fakta Baru Terbongkar! Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan di Jambi Peragakan 41 Adegan

Dua aliansi geng motor akhirnya bertemu dan terlibat perkelahian. Bentrokan tersebut menyebabkan MDH mengalami luka serius akibat senjata tajam hingga akhirnya meninggal dunia.

Polisi masih mendalami kasus tersebut. Penyidik juga menelusuri komunikasi di media sosial untuk mengetahui rangkaian ajakan yang memicu bentrokan.

Kasus ini menunjukkan bahwa para remaja dapat memanfaatkan media sosial untuk mengajak kelompok lain berkumpul dan melakukan tawuran. Polisi pun terus mengusut pihak-pihak yang terlibat dalam aksi yang menewaskan MDH tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Safari Jumat ke Pinggir Air, Wako Alfin Serahkan Bantuan Rp5 Juta untuk Masjid Baiturrahim
Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres
6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum
Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran
Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda
Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah
Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi
BAZNAS Pariaman Bantu Pemulung Bangkit, Bentor Jadi Modal Cari Rezeki Lebih Mudah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Safari Jumat ke Pinggir Air, Wako Alfin Serahkan Bantuan Rp5 Juta untuk Masjid Baiturrahim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda

Berita Terbaru