Harga Cabai Meroket, BPS Catat Inflasi Oktober 2026 Capai 0,22 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cabai rawit merah dan merah keriting yang dijual pedagang di wilayah Cempaka Putih, Jakarta. (ANTARA/Harianto)

Cabai rawit merah dan merah keriting yang dijual pedagang di wilayah Cempaka Putih, Jakarta. (ANTARA/Harianto)

JAKARTA, jentik.id – Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, dan tomat mendorong inflasi Indonesia pada Oktober 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan mencapai 0,22 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi. Kelompok ini mengalami inflasi 0,51 persen dengan andil 0,15 persen terhadap inflasi umum.

“Cabai merah memberikan andil inflasi sebesar 0,13 persen. Selanjutnya, cabai rawit menyumbang 0,05 persen dan tomat sebesar 0,04 persen,” kata Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Selain komoditas tersebut, kenaikan harga sawi hijau, labu siam, dan sawi putih juga mendorong inflasi. Masing-masing komoditas memberikan andil sebesar 0,01 persen.

Baca Juga :  Data Valid Jadi Kunci Pembangunan, Pemkot Sungai Penuh Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

BPS juga mencatat kenaikan tarif angkutan udara dengan kontribusi inflasi sebesar 0,01 persen.

Sebaliknya, penurunan harga emas perhiasan menekan inflasi. Kondisi ini membuat kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi 0,06 persen dengan andil deflasi 0,01 persen.

Harga Pangan Jadi Pendorong Utama Inflasi

Berdasarkan komponen pengeluaran, seluruh kelompok inflasi mencatat kenaikan harga selama Oktober 2026. Komponen tersebut meliputi inflasi inti, harga yang diatur pemerintah, dan harga pangan bergejolak.mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,77 persen. Komponen ini menyumbang 0,13 persen terhadap inflasi umum.

Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, tomat, sawi hijau, labu siam, dan sawi putih menjadi faktor utama pendorong komponen tersebut.

Sementara itu, inflasi inti mencapai 0,12 persen dengan andil 0,07 persen. Ateng menjelaskan tidak ada komoditas tertentu yang mendominasi kenaikan harga pada komponen ini.

Baca Juga :  Resmi Jadi Menteri LH, Jumhur Bergerak Cepat Cegah Dampak El Nino di RI

Adapun komponen harga yang diatur pemerintah mencatat inflasi 0,09 persen dengan andil 0,02 persen. Kenaikan tarif angkutan udara menjadi salah satu penyumbang utamanya.

Papua Selatan Catat Inflasi Tertinggi

Dari sisi wilayah, BPS mencatat 33 provinsi mengalami inflasi bulanan pada Oktober 2026. Sebaliknya, lima provinsi lainnya mengalami penurunan harga atau deflasi.

Papua Selatan mencatat inflasi tertinggi sebesar 1,12 persen. Sementara itu, Gorontalo mengalami deflasi terdalam dengan angka 0,67 persen.

Data tersebut menunjukkan kenaikan harga pangan, khususnya cabai, masih memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan inflasi nasional. (nr*)

Berita Terkait

Bukan Barang Mewah! MenPPPA Buka Suara soal Pajak Pembalut 11 Persen
Kapolri Larang Seluruh Anggota Polisi Gunakan Vape, Pelanggar Terancam Sanksi
TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan
Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur
Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama
Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan
KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:37 WIB

 Harga Cabai Meroket, BPS Catat Inflasi Oktober 2026 Capai 0,22 Persen

Senin, 2 November 2026 - 16:25 WIB

Kapolri Larang Seluruh Anggota Polisi Gunakan Vape, Pelanggar Terancam Sanksi

Minggu, 1 November 2026 - 11:14 WIB

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 09:29 WIB

Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur

Minggu, 1 November 2026 - 07:54 WIB

Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama

Berita Terbaru