JAKARTA, jentik.id – Akademisi asal Jambi, Toni Indrayadi, memperluas kiprah di panggung akademik internasional. Dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Institut Agama Islam Negeri Kerinci itu aktif meneliti, mereviu artikel ilmiah, dan membangun kolaborasi global.
Toni memperkuat reputasi melalui publikasi dan kerja sama lintas negara. Ia rutin menelaah naskah ilmiah peneliti mancanegara dan terlibat dalam diskusi akademik. Langkah ini memperluas jejaring profesional sekaligus mengangkat kontribusi akademisi Indonesia di forum internasional.
Dua penerbit besar, Elsevier dan Taylor & Francis, menunjuk Toni sebagai reviewer jurnal. Ia menilai dan memberi rekomendasi atas naskah sebelum jurnal memutuskan kelayakan terbit. Penunjukan ini menegaskan pengakuan atas kapasitas dan integritas akademiknya.
Rekam jejak publikasinya menarik perhatian University of Pannonia. Kampus di Hungaria itu mengundang Toni melatih mahasiswa pascasarjana bidang applied linguistics pada 26 Maret 2025.
Toni menyebut seorang profesor dari Pannonia menghubunginya langsung setelah meninjau profil publikasinya di Google Scholar dan Scopus Author. Ia menilai undangan ini menjadi bukti bahwa dosen dari daerah mampu bersaing secara global melalui karya ilmiah.
Toni menegaskan publikasi internasional menuntut konsistensi dan disiplin. Ia mengajak akademisi Indonesia terus belajar dan menjaga semangat riset agar mampu menembus jurnal bereputasi dunia. (nr*)









