Waspada Beli Mobil Bekas Jelang Lebaran Banyak Penipuan, Ini Triknya…

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jentik.id–Perlu waspada dan hati – hati jika membeli mobil bekas, karena jelang lebara kesempatan penipu mengakali agar anda tergoda, ini beberapa tips agar terhindar dari jerat penipu.

Menjelang momen Idul Fitri, permintaan kendaraan biasanya meningkat tajam. Tidak hanya diler resmi yang kebanjiran pesanan, pasar mobil bekas juga ikut ramai diserbu pembeli yang ingin memiliki kendaraan untuk mudik atau liburan Lebaran.

Harga yang lebih terjangkau menjadi salah satu alasan utama masyarakat memilih mobil bekas. Selain itu, proses pembelian biasanya lebih cepat karena kendaraan sudah siap pakai tanpa harus menunggu lama pengurusan dokumen seperti mobil baru.

Namun di balik tingginya minat tersebut, calon pembeli perlu lebih berhati-hati. Pasalnya, meningkatnya transaksi mobil bekas menjelang Lebaran juga kerap dimanfaatkan oleh oknum penjual nakal untuk melakukan penipuan.

Modus Penipuan Mobil Bekas yang Sering Terjadi

Beberapa penjual tidak bertanggung jawab memanfaatkan kelengahan calon pembeli dengan memanipulasi kondisi mobil agar terlihat bagus. Kendaraan yang sebenarnya bermasalah dibuat tampil semulus mungkin sehingga kekurangannya tidak terlihat.

Padahal, mobil tersebut bisa saja pernah mengalami kecelakaan berat, terendam banjir, atau memiliki kondisi mesin yang sudah tidak prima.

Baca Juga :  Jangan Sampai Menyesal! Ini Rahasia Membeli Mobil Bekas Berkualitas untuk Pemula

Trik yang sering dilakukan adalah memperbaiki tampilan luar mobil agar terlihat menarik. Sementara kerusakan penting seperti pada mesin, rangka, atau kaki-kaki sering kali tidak diberitahukan kepada calon pembeli.

Banyak Konsumen Terjebak Panic Buying

Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer, mengatakan bahwa mendekati Lebaran biasanya jumlah pelaku penipuan di pasar mobil bekas meningkat.

Menurutnya, kondisi tersebut sering dimanfaatkan karena banyak konsumen membeli kendaraan secara terburu-buru.

“Biasanya semakin dekat Lebaran semakin banyak pemainnya. Konsumen sering panic buying karena ingin segera memiliki kendaraan untuk libur Lebaran,” ujarnya.

Dalam situasi seperti itu, pembeli cenderung hanya memeriksa kondisi mobil secara sekilas tanpa mengecek detail bagian penting kendaraan.

Menariknya, penjual nakal biasanya tidak memasang harga terlalu murah agar tidak menimbulkan kecurigaan. Harga yang ditawarkan tetap mengikuti standar pasar sehingga calon pembeli merasa yakin dengan kualitas mobil tersebut.

Jangan Tergoda Tampilan Luar

Di sisi lain, Kepala Bengkel Body and Paint Auto2000 Kenjeran, Yusuf Bahtiar, mengingatkan bahwa membeli mobil bekas tidak semudah membeli mobil baru.

Baca Juga :  Jangan Buru-Buru Beli! Kenali Ciri Mobil Bekas yang Pernah Tabrakan

Menurutnya, orang awam sering kali sulit membedakan mobil yang benar-benar masih baik dengan mobil yang sudah dipoles agar terlihat seperti baru.

Karena itu, calon pembeli disarankan tidak hanya terpaku pada penampilan luar kendaraan saja.

“Lebih baik membeli mobil bekas di tempat terpercaya atau membawa teman yang ahli agar tidak seperti membeli kucing dalam karung,” jelas Yusuf.

Tips Aman Membeli Mobil Bekas

Agar tidak tertipu saat membeli mobil bekas, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  • Beli di dealer atau showroom terpercaya

  • Periksa kondisi mesin dan kaki-kaki kendaraan

  • Cek riwayat kendaraan, termasuk kemungkinan bekas banjir atau kecelakaan

  • Lakukan test drive sebelum membeli

  • Mintalah garansi atau jaminan dari penjual

Selain itu, sebaiknya pembelian mobil dilakukan jauh-jauh hari sebelum Lebaran agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Dengan langkah yang lebih teliti, konsumen bisa mendapatkan mobil bekas berkualitas tanpa harus khawatir tertipu oleh oknum penjual yang tidak bertanggung jawab. ****

Berita Terkait

Gran Max Pick Up Geser Kijang Innova Terlaris.
Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport Kurang Diminati Konsumen  Tinggi biaya Operadi Di Harga BBM Diesel.
IWAPI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wawako Azhar Hamzah Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Harga Minyak Mentah Melonjak 7 Persen, Brent Tembus USD 100 per Barel
Kopi Jambi Go Global! Kerja Sama dengan Pakistan Targetkan Nilai Perdagangan Rp18 Miliar
Siloam Kucurkan Rp1 Triliun untuk Teknologi Bedah Robotik, Siap Saingi Rumah Sakit Luar Negeri
Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City
Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Gran Max Pick Up Geser Kijang Innova Terlaris.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport Kurang Diminati Konsumen  Tinggi biaya Operadi Di Harga BBM Diesel.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:11 WIB

IWAPI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wawako Azhar Hamzah Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:33 WIB

Harga Minyak Mentah Melonjak 7 Persen, Brent Tembus USD 100 per Barel

Senin, 20 Juli 2026 - 10:44 WIB

Kopi Jambi Go Global! Kerja Sama dengan Pakistan Targetkan Nilai Perdagangan Rp18 Miliar

Berita Terbaru