Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jusuf Kalla

Jusuf Kalla

Jakarta, jentik.id – Struktur kepemilikan saham PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) berubah setelah Achmad Kalla menghibahkan sebagian saham miliknya kepada dua putrinya, Nadia Achmad dan Laila Achmad.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi hibah berlangsung pada 22 Mei 2026. Achmad Kalla mengalihkan total 269,22 juta lembar saham dengan nilai sekitar Rp195 miliar, mengacu pada harga saham BUKK Rp725 per lembar.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan langsung Achmad Kalla berkurang dari 674,95 juta saham atau 25,56 persen menjadi 405,72 juta saham atau 15,37 persen.

Manajemen Bukaka menegaskan hibah saham itu tidak mengubah status pengendalian perusahaan dan hanya merupakan pengalihan kepemilikan dalam lingkup keluarga.

Baca Juga :  Toko Pakaian Terancam Bangkrut Kalah Saing Jualan Online.

Di sisi lain, Nadia Achmad kini menguasai 185,61 juta saham atau 7,03 persen hak suara. Sebelumnya, Nadia memiliki 50,99 juta saham atau 1,93 persen.

Kepemilikan Laila Achmad juga meningkat menjadi 181,61 juta saham atau 6,88 persen hak suara dari sebelumnya 46,99 juta saham atau 1,78 persen.

Masing-masing menerima hibah sebanyak 134,61 juta lembar saham dari Achmad Kalla.

Belum Ada Rencana Aksi Lanjutan

Pemegang saham utama dan pengendali perusahaan menyatakan belum memiliki rencana tambahan terkait perubahan struktur kepemilikan saham BUKK.

Pernyataan tersebut sekaligus meredam spekulasi pasar mengenai kemungkinan aksi korporasi lanjutan setelah proses hibah saham keluarga Kalla.

Saham BUKK Masih Bergerak Fluktuatif

Di tengah perubahan komposisi pemegang saham, harga saham BUKK masih mengalami tekanan. Pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026), saham Bukaka turun 1,23 persen ke level Rp800 per saham.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Ekonomi Desa Jadi Motor Transformasi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Sepanjang tahun berjalan 2026, saham BUKK masih terkoreksi lebih dari 58 persen. Namun dalam sepekan terakhir, saham ini mulai menunjukkan pemulihan dengan kenaikan sekitar 8,84 persen.

Saham BUKK sempat menyentuh level tertinggi Rp845 setelah sebelumnya berada di posisi terendah Rp730.

Sementara itu, PT Bukaka Teknik Utama Tbk akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 18 Juni 2026. Investor menantikan agenda tersebut untuk melihat arah strategi perusahaan serta perkembangan terbaru terkait struktur kepemilikan saham perseroan. (nr*)

Berita Terkait

Purbaya Sebut PT DSI Jadi Angin Segar bagi Pasar, Investor Berpotensi Raup Keuntun
India Meluncurkan Mobil Baru Sekelas Agya-Ayla Harganya Mulai Rp 87 Jutaan Belum Dipasarkan di Indonesia.
Mobil Listrik Masuk Tahun Pembuktian, Tanpa Insentif Masih Bisa Melaju?
PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital
Harga Ponsel Unggulan Diprediksi Tembus Rp25 Juta pada Akhir 2026
Rupiah Kian Tertekan! Geopolitik Memanas dan Subsidi Energi Jadi Pemic
Garuda Indonesia Reshuffle Manajemen, Fokus Percepat Pemulihan Bisnis
Rupiah Melemah ke Rp17.405 per Dolar AS, Dipicu Ketegangan AS-Iran dan Penguatan Dolar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:44 WIB

Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah

Senin, 1 Juni 2026 - 07:18 WIB

Purbaya Sebut PT DSI Jadi Angin Segar bagi Pasar, Investor Berpotensi Raup Keuntun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:21 WIB

India Meluncurkan Mobil Baru Sekelas Agya-Ayla Harganya Mulai Rp 87 Jutaan Belum Dipasarkan di Indonesia.

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:48 WIB

Mobil Listrik Masuk Tahun Pembuktian, Tanpa Insentif Masih Bisa Melaju?

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:46 WIB

PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital

Berita Terbaru