Erdogan Kecam Netanyahu, Sebut Dunia Tanggung Dampak Perang Israel

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: Bernadett Szabo/REUTERS

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: Bernadett Szabo/REUTERS

Turki, jentik.id-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan konflik Iran telah berkembang menjadi krisis global. Ia menilai kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memicu perang dengan dampak yang menjalar ke seluruh dunia.

“Meski ini perang Israel, seluruh dunia harus menanggung akibatnya. Netanyahu menjalankan perang demi kepentingan politiknya, tetapi delapan miliar manusia ikut merasakan dampaknya,” ujar Erdogan dalam pernyataan video kepresidenan Turki, Selasa (24/3).

Baca Juga :  Konflik Bersenjata Pecah di Somalia, Presiden Tolak Lengser dan Picu Krisis Politik

Erdogan mendesak penghentian kekerasan dan meminta setiap negara mengambil langkah tegas serta proaktif demi menjaga stabilitas kawasan. Ia juga mengajak negara-negara Timur Tengah memperkuat persatuan dan menolak eskalasi konflik berbasis kebencian.

Menurut Erdogan, Turki terus mengedepankan perdamaian dan menjaga hubungan baik dengan negara tetangga. Ia menilai visi kawasan bebas teror mampu mencegah perpecahan antara Turki, Kurdi, Arab, dan Persia.

Baca Juga :  Jemaah Haji Jambi Tuntaskan Armuzna, Tawaf Ifadah Jadi Penentu Akhir Ibadah

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap target Iran pada 28 Februari, di tengah pembahasan program nuklir dan rudal Teheran. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta posisi militer AS di kawasan. Serangan itu memicu ledakan di sejumlah negara Teluk. (nr*)

Berita Terkait

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel
Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif
Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS
Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan
Kabar Baik! Pemerintah Singapura Cairkan BLT hingga Rp11,8 Juta per Orang
Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah
Atlet Kickboxing Asal Jambi Bharada Billy Van Aziz Boston Raih Medali Perak di ISKA Indonesia Open Tournament 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu

Senin, 13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Senin, 13 Juli 2026 - 08:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan

Berita Terbaru