Ditemukan Tewas di Rumah, Lansia di Pondok Agung Dipastikan Bukan Korban Kejahatan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Bersama Warga Mengevakuasi Mayat Lansia di Pondok Agung. (Foto: Humas Polres Kerinci)

Polisi Bersama Warga Mengevakuasi Mayat Lansia di Pondok Agung. (Foto: Humas Polres Kerinci)

Sungai Penuh, jentik.id – Warga Dusun Singaro, Desa Pondok Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, menemukan seorang lansia perempuan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban bernama Fatmawati (78). Anak kandungnya, Hardizal (52), menemukan korban saat datang menjenguk.

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil melalui Kasi Humas Iptu DS. Sitinjak menjelaskan, Hardizal merasa curiga karena pintu rumah terkunci dari dalam. Ia juga mencium bau tidak sedap dan melihat banyak lalat di sekitar rumah.

Hardizal kemudian mengajak tetangga, Sesmita Yeti (56), untuk membuka pintu menggunakan linggis. Setelah berhasil masuk, mereka menemukan korban dalam posisi tertelungkup di dekat pintu dan sudah meninggal dunia.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Kerinci, Wako Alfin Dampingi Gubernur Alharis di Masjid Al Falah

Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat. Petugas dari Satreskrim Polres Kerinci dan Unit Reskrim Polsek Sungai Penuh langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda kerusakan rumah, kehilangan barang, maupun indikasi kekerasan. Tim medis dari RSU Mayjen H.A. Thalib juga tidak menemukan luka pada tubuh korban. Dokter memperkirakan korban meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Baca Juga :  Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Sungai Penuh Siap Wujudkan Kota Bersih dan Sejuk.

Keluarga menjelaskan korban tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit, seperti gangguan lambung dan penurunan kondisi fisik akibat usia. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah serta menolak autopsi dan menandatangani surat pernyataan.

Polisi kemudian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa agar proses berjalan lancar.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan anggota keluarga lanjut usia, terutama yang tinggal sendiri, guna mencegah kejadian serupa. (nr*)

Berita Terkait

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa
Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga
Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau
Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho
Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat
Wako Alfin Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat dan Budaya
Wako Alfin Akan Terima Gelar Adat Kehormatan dari Enam Luhah Sungai Penuh
Hesti Haris Serukan Gerakan Jambi Bersholawat, Ajak Warga Sungai Penuh Perkuat Akhlak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:55 WIB

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:08 WIB

Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:54 WIB

Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:01 WIB

Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53 WIB

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB