Haji 2026 Makin Mudah! Ini 3 Inovasi Baru Kemenimipas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menteri Imipas dan Menhaj (dok istimewa)

Foto: Menteri Imipas dan Menhaj (dok istimewa)

Jakarta, jentik.id — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menghadirkan tiga inovasi layanan untuk mempermudah proses keimigrasian jamaah haji 2026.

Menteri Imipas, Agus Andrianto, menyampaikan hal ini usai audiensi dengan Kementerian Haji dan Umrah di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi meningkatkan kualitas pelayanan bagi calon jamaah haji Indonesia.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Imigrasi, sebanyak 183.411 pemohon paspor haji telah mengajukan permohonan sejak 2025. Mereka mengurus dokumen melalui aplikasi M-Paspor, Paspor Simpatik, dan Eazy Passport.

1. Paspor Simpatik Haji

Kemenimipas membuka layanan Paspor Simpatik Haji setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari tertentu. Petugas melayani permohonan secara langsung tanpa harus melalui pendaftaran online.

Baca Juga :  Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp12.300 per Liter

Melalui layanan ini, masyarakat yang memiliki waktu terbatas tetap dapat mengurus paspor dengan mudah.

2. Eazy Passport

Selain itu, Kemenimipas menyediakan layanan Eazy Passport. Petugas mendatangi pemohon secara kolektif di luar kantor imigrasi, sehingga proses pengurusan menjadi lebih praktis dan efisien.

3. Makkah Route dan Corridor Gate

Kemenimipas juga mempercepat proses keberangkatan melalui layanan Makkah Route. Petugas melakukan pemeriksaan paspor sejak sebelum keberangkatan, sehingga jamaah tidak perlu antre di bandara.

Baca Juga :  Bupati Monadi Resmi Lepas 413 Calon Haji Kerinci, Ini Pesan Menyentuhnya

Layanan ini merupakan hasil kerja sama dengan otoritas imigrasi Arab Saudi. Tahun ini, pemerintah memperluas layanan hingga Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Selain itu, Kemenimipas menerapkan teknologi Corridor Gate saat kepulangan jamaah. Sistem ini menggunakan face recognition sehingga jamaah dapat melewati pemeriksaan imigrasi tanpa antre panjang.

Meski demikian, petugas tetap menyiapkan pemeriksaan manual jika terjadi kendala teknis.

Agus menegaskan bahwa seluruh inovasi ini bertujuan memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan bagi jamaah haji Indonesia, baik saat berangkat maupun kembali ke tanah air. (nr*)

Berita Terkait

Kemenhaj Pastikan Asuransi Jamaah Wafat Tetap Cair
Sebanyak 1.555 Narapidana Pindah ke Lapas Sengeti, Lapas Jambi Disiapkan Jadi Rutan
Purbaya Kaget Sidak Tanjung Priok, Ribuan Kontainer Tertahan
Tak Lagi Bergantung APBN, BGN Dorong Pembangunan SPPG Lewat CSR dan Kantin Sekolah
Rekam Jejak Dino Patti Djalal, Diplomat Senior yang Aktif Soroti Isu Internasional
Teddy Ungkap Dampak Lawatan Prabowo: Investasi Tembus Rp 2.430 Triliun
Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi! Kesempatan Emas Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai
SIM Mati 1 Juni 2026 Tenang! Masih Bisa Diperpanjang Besok Tanpa Bikin Baru
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 08:12 WIB

Kemenhaj Pastikan Asuransi Jamaah Wafat Tetap Cair

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:03 WIB

Sebanyak 1.555 Narapidana Pindah ke Lapas Sengeti, Lapas Jambi Disiapkan Jadi Rutan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:31 WIB

Purbaya Kaget Sidak Tanjung Priok, Ribuan Kontainer Tertahan

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:45 WIB

Tak Lagi Bergantung APBN, BGN Dorong Pembangunan SPPG Lewat CSR dan Kantin Sekolah

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:39 WIB

Rekam Jejak Dino Patti Djalal, Diplomat Senior yang Aktif Soroti Isu Internasional

Berita Terbaru

Ilustrasi umrah. Foto: Shutterstock

Internasional

Tren Umrah Plus: Ibadah Suci yang Kini Menyatu dengan Wisata Global

Senin, 8 Jun 2026 - 10:41 WIB

Kepala Kantor Kemenhaj Sarolangun, Raja Kurnain Ahmad.-Ist-

Nasional

Kemenhaj Pastikan Asuransi Jamaah Wafat Tetap Cair

Senin, 8 Jun 2026 - 08:12 WIB