Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar Tidak Ada Suku yang Sempurna, Harmoni Kunci Persatuan

Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, jentik.id--Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, menegaskan bahwa tidak ada satu pun suku di Indonesia yang sempurna. Oleh sebab itu, masyarakat perlu saling memahami dan menjaga keharmonisan demi stabilitas sosial.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan bertema Penguatan Stabilitas Sosial melalui Edukasi Hukum dan Pemberdayaan Suku Anak Dalam (SAD) pada Kamis (23/4/2026) di Hotel Ratu & Resort.

Krisno menegaskan bahwa edukasi hukum SAD berperan penting dalam menjaga ketertiban. Ia menyoroti pentingnya pemahaman hukum bagi Suku Anak Dalam agar mereka dapat hidup aman dan tertib.

Menurutnya, masyarakat adat memiliki hak yang sama sebagai warga negara. Karena itu, pemerintah dan aparat harus memberikan perlindungan yang adil.

Baca Juga :  Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 90 Ton Kratom ke India, Jaringan Ekspor Ilegal Terkuak

“Setiap suku di Indonesia tidak ada yang sempurna. Yang terpenting adalah saling memahami dan menjaga keharmonisan,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa edukasi hukum membantu masyarakat memahami hak dan kewajiban. Dengan demikian, masyarakat dapat mencegah konflik sejak dini.

Kapolda mengungkapkan bahwa selama 2021 hingga 2026 terjadi 45 konflik yang melibatkan Suku Anak Dalam. Konflik tersebut muncul secara internal maupun dengan pihak luar.

Namun, ia tetap mengapresiasi upaya mediasi yang berbagai pihak lakukan hingga tercipta perdamaian. Meski begitu, ia menegaskan bahwa semua pihak harus mencegah konflik

Baca Juga :  Polisi Bongkar Pabrik Ekstasi di Semarang, Pemilik Gudang Tak Berkutik

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menegaskan pentingnya kesetaraan sosial. Ia menyatakan bahwa semua suku memiliki kedudukan yang sama.

“Semua memiliki kedudukan yang sama, karena kita semua bersaudara,” katanya.

Setelah pemaparan materi, panitia menggelar focus group discussion (FGD). Forum ini memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong pemberdayaan Suku Anak Dalam.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menegaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam membangun stabilitas sosial secara humanis.

Ia juga memastikan bahwa Polda Jambi akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan masyarakat yang damai, inklusif, dan berkeadilan. (Red/*)

Berita Terkait

Ditreskrimsus Polda Jambi Bongkar Sindikat Pelaku Penyalahgunaan Gas Subsidi
Prakiraan Cuaca Jambi, Sungai Penuh, dan Kerinci Besok
Sekda Sudirman Resmi Rangkap Jabatan Juga Komisaris Utama Bank 9 Jambi
Tanjabtim Usulkan Perbaikan Jalan Muara Sabak–Rantau Rasau
Imigrasi Kerinci Tegaskan Dokumen Paspor Lengkap
400 Dosis Vaksin Jembrana Mengendap, Peternak Batang Hari Diminta Segera Bergerak
Dalang Lumpuhkan Bank Jambi Masih Misterius, Polisi Belum Kantongi Tersangka
Tiga ABK Selamat, Tim SAR Jambi Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Simbur Naik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar Tidak Ada Suku yang Sempurna, Harmoni Kunci Persatuan

Rabu, 22 April 2026 - 22:28 WIB

Ditreskrimsus Polda Jambi Bongkar Sindikat Pelaku Penyalahgunaan Gas Subsidi

Selasa, 21 April 2026 - 19:41 WIB

Prakiraan Cuaca Jambi, Sungai Penuh, dan Kerinci Besok

Selasa, 21 April 2026 - 16:19 WIB

Sekda Sudirman Resmi Rangkap Jabatan Juga Komisaris Utama Bank 9 Jambi

Minggu, 19 April 2026 - 12:42 WIB

Tanjabtim Usulkan Perbaikan Jalan Muara Sabak–Rantau Rasau

Berita Terbaru