Jentik.id–Membeli mobil bekas bisa menjadi pilihan cerdas, tetapi juga menyimpan risiko jika tidak dilakukan dengan teliti. Entitas Grup Astra, yakni PT Astra Digital Mobil melalui platform OLXmobbi, membagikan panduan praktis agar konsumen terhindar dari penipuan.
Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, menegaskan bahwa minat terhadap mobil bekas tetap tinggi. Namun, banyak calon pembeli masih khawatir soal kualitas kendaraan, proses transaksi yang rumit, dan potensi penipuan. Jika tidak hati-hati, pembeli bisa menanggung biaya tambahan untuk perbaikan mesin, penggantian suku cadang, atau servis besar.
Karena itu, calon pembeli harus lebih selektif. Pilih penjual yang memiliki standar inspeksi jelas dan tenaga ahli berpengalaman. Platform yang transparan dan profesional dapat membantu meminimalkan risiko serta memberikan rasa aman selama proses transaksi.
Selain memilih penjual terpercaya, persiapan pribadi juga penting. Berikut empat langkah utama yang wajib dilakukan sebelum membeli mobil bekas:
Pertama, tentukan anggaran secara realistis. Lakukan riset harga pasar agar Anda memahami kisaran harga dan tidak mudah tergiur penawaran yang terlalu murah.
Kedua, periksa kondisi eksterior mobil. Pastikan bodi, ban, dan lampu dalam kondisi baik. Perhatikan tanda-tanda kerusakan atau bekas kecelakaan yang bisa memengaruhi performa kendaraan.
Ketiga, cek kelengkapan dokumen. Pastikan STNK dan BPKB tersedia serta sesuai dengan nomor rangka dan mesin. Jangan lupa memeriksa status pajak kendaraan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Keempat, lakukan test drive. Uji langsung performa mesin, kenyamanan suspensi, dan handling mobil. Langkah ini membantu Anda menilai kondisi kendaraan secara nyata.
Dengan persiapan yang matang dan langkah yang tepat, membeli mobil bekas bisa menjadi investasi yang aman dan menguntungkan. ***









