Presiden Prabowo Subianto Targetkan Swasembada Energi Paling Lambat 2029

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta.jentik.id – Indonesia yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai kemandirian energi. Namun, kekayaan tersebut juga kerap menjadi sasaran konflik kepentingan internasional jika tidak dikelola dengan baik.

Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan swasembada energi dapat terwujud paling lambat pada tahun 2029. Hal itu disampaikannya saat meninjau perbaikan fasilitas di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/04).

“Swasembada energi target kita akhir 2029, paling lambat. Kalau bisa lebih dulu, kita akan bekerja cepat,” ujar Presiden.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi energi yang sangat besar sebagai karunia yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Anak di Bawah Umur Dibatasi Mengakses Media Sosial

“Yang Maha Kuasa telah memberi kita sumber-sumber yang luar biasa. Tinggal kita pandai mengelola atau tidak, kita berani menjaga atau tidak,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa tanpa pengelolaan yang baik dan komitmen kuat, potensi tersebut tidak akan memberikan manfaat maksimal. Negara yang kaya sumber daya, menurutnya, kerap menjadi incaran berbagai kepentingan global.

“Namanya negara yang kaya, pasti jadi incaran banyak pihak,” kata Prabowo.
Selain isu energi, Presiden turut menyoroti sektor pendidikan. Pemerintah menargetkan renovasi sekitar 288 ribu sekolah hingga tahun 2028 sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Tak hanya itu, peningkatan fasilitas pembelajaran juga menjadi fokus, termasuk pengadaan papan digital (smart class board) di setiap kelas. Saat ini, rata-rata baru tersedia satu unit per sekolah.

Baca Juga :  Inspiratif! 5 Siswa Jambi Raih Kursi Kampus Luar Negeri Lewat SNBT

“Target kita tiap sekolah mungkin 3–4 lagi. Tahun ini kita perjuangkan tiga tambahan ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan akses terhadap materi pembelajaran semakin mudah melalui sistem digital.(asy*)

Berita Terkait

Anak di Bawah Umur Dibatasi Mengakses Media Sosial
Pemkot Sungai Penuh Luncurkan Program Beasiswa “Sungai Penuh Juara”
Inspiratif! 5 Siswa Jambi Raih Kursi Kampus Luar Negeri Lewat SNBT
Peringatan Pentingnya Kedekatan Orang Tua dengan Anak Jadi Pondasi Perubah Sosial
36 Siswa SMAN 1 Sungai Penuh Lolos SNBP 2026 ke Berbagai PTN Ternama
Suasana Ramadhan di SMAN 1 Sungai Penuh: Ratusan Siswa Khusyuk Tadarus Alquran
SMA 1 Sungai Penuh Isi Ramadan Praktek Penyelenggaraaan Jenazah
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:54 WIB

Presiden Prabowo Subianto Targetkan Swasembada Energi Paling Lambat 2029

Sabtu, 25 April 2026 - 22:58 WIB

Anak di Bawah Umur Dibatasi Mengakses Media Sosial

Jumat, 24 April 2026 - 19:19 WIB

Pemkot Sungai Penuh Luncurkan Program Beasiswa “Sungai Penuh Juara”

Rabu, 8 April 2026 - 19:00 WIB

Inspiratif! 5 Siswa Jambi Raih Kursi Kampus Luar Negeri Lewat SNBT

Senin, 6 April 2026 - 15:20 WIB

Peringatan Pentingnya Kedekatan Orang Tua dengan Anak Jadi Pondasi Perubah Sosial

Berita Terbaru

Uncategorized

Porum Bulog Bangun Gudang Beras Kapasitas 100 Ton di Kerinci

Rabu, 29 Apr 2026 - 22:20 WIB

Kesehatan

Peran Ibu Rumah Tangga Penjaga Kesehatan Anggota Keluarga

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:33 WIB