Presiden Prabowo Subianto Mendadak Panggil Menteri, Gelar Rapat Terbatas di Hambalang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto pimpin rapat terbatas bersama sejumlah  menteri yang dipanggil menggelar

Presiden RI Prabowo Subianto pimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri yang dipanggil menggelar

Jakarta, jentik.id—Presiden Prabowo Subianto secara mendadak mengumpulkan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih dalam rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Bogor, Sabtu (2/5/2026).

Rapat tertutup ini langsung menarik perhatian publik. Pasalnya, Presiden menggelar pertemuan secara tiba-tiba di tengah dinamika nasional dan global yang terus berkembang.

Berdasarkan unggahan di akun Instagram resmi Presiden pada Minggu (3/5/2026) dini hari, sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam pertemuan tersebut. Di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Panggil Listyo Sigit Prabowo Bahas Transformasi Polri di Hambalang

Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga ikut hadir bersama Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita. Presiden juga menghadirkan Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak dan Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali.

Sementara itu, dari jajaran sipil, Presiden mengundang Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Kepala Bakom Qodari.

Tidak hanya itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga hadir dalam rapat tersebut.

Baca Juga :  Tampa Satu Sempipun 6.088 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Aksi Demo Mahasiswa di Jakarta

Presiden Prabowo langsung memimpin rapat itu. Namun, hingga kini pemerintah belum menyampaikan keterangan resmi terkait agenda maupun isu strategis yang dibahas.

Akibatnya, situasi ini memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai pemerintah tengah merespons isu penting yang membutuhkan koordinasi cepat lintas sektor.

Terutama, isu yang berkaitan dengan pertahanan, keamanan, dan kebijakan strategis nasional. (asy*)

Berita Terkait

LSM Pedas Datangi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Sampaikan Delapan Tuntutan dan Desak Penghentian Praktik Percaloan
Delegasi Perundingan Iran Bersandi “Minab 168” Tiba di Swiss 
14 Poin Isi Kesepakatan AS-Iran Akhiri Perang 60 Hari Kedepan Masih Labil, Israel Tidak Terikat Perjanjian
Polisi Amankan 69 Orang Terkait Kericuhan Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan
Tingkatkan Sinergi, Kapolres Kerinci Gelar Coffee Morning Bahas Situasi Kamtibmas Bersama Kalangan Pers
Tampa Satu Sempipun 6.088 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Aksi Demo Mahasiswa di Jakarta
Massa Demo Mahasiswa di DPRD Solo Suarakan Isu Nasional dan Lokal, Aksi Berlangsung Kondusif
Delapan Wilayah di Sulawesi Utara Berstatus Siaga Tsunami, Warga Diminta Jauhi Bibir Pantai
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:10 WIB

LSM Pedas Datangi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Sampaikan Delapan Tuntutan dan Desak Penghentian Praktik Percaloan

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:25 WIB

Delegasi Perundingan Iran Bersandi “Minab 168” Tiba di Swiss 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:31 WIB

14 Poin Isi Kesepakatan AS-Iran Akhiri Perang 60 Hari Kedepan Masih Labil, Israel Tidak Terikat Perjanjian

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan 69 Orang Terkait Kericuhan Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan

Senin, 15 Juni 2026 - 13:42 WIB

Tingkatkan Sinergi, Kapolres Kerinci Gelar Coffee Morning Bahas Situasi Kamtibmas Bersama Kalangan Pers

Berita Terbaru