Ini Faktor yang Bisa Membuat Status Ekonomi Masuk Desil Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktor-faktor dalam menentukan tingkat kesejahteraan

Faktor-faktor dalam menentukan tingkat kesejahteraan

Jakarta, jentik.id–Banyak masyarakat belum memahami faktor yang memengaruhi penentuan status ekonomi dalam program bantuan sosial. Padahal, sejumlah indikator sederhana dapat membuat seseorang masuk kategori desil tinggi atau dianggap lebih mampu.

Oleh karena itu, pemerintah menilai kondisi ekonomi warga dari berbagai aspek. Selanjutnya, hasil penilaian ini menentukan apakah seseorang berhak menerima bantuan sosial atau tidak.


Indikator Penilaian Status Ekonomi

Berikut ini, beberapa faktor yang dapat meningkatkan status ekonomi seseorang:

1. Memiliki kredit di bank

Pertama, akses kredit menunjukkan kemampuan finansial dan tingkat kepercayaan dari lembaga keuangan. Selain itu, bank hanya memberikan pinjaman kepada nasabah yang dinilai mampu membayar. Dengan demikian, sistem menilai pemilik kredit memiliki kondisi ekonomi yang relatif stabil.

2. Memiliki cicilan motor

Selanjutnya, kepemilikan kendaraan mencerminkan daya beli, meski masih dalam proses cicilan. Di sisi lain, motor juga menjadi alat mobilitas penting. Karena itu, kemampuan mencicil menunjukkan kestabilan keuangan.

3. Memiliki emas di pegadaian

Kemudian, emas tetap dihitung sebagai aset berharga. Bahkan, emas mudah dicairkan dan memiliki nilai tinggi. Oleh sebab itu, kepemilikannya menunjukkan adanya cadangan kekayaan.

Baca Juga :  Lagi-lagi TP-PKK Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

4. Menggunakan paylater atau pinjaman online

Selain itu, penggunaan layanan keuangan digital menunjukkan akses terhadap sistem finansial modern. Dengan kata lain, aktivitas ini mencerminkan adanya riwayat transaksi yang tercatat.

5. Memiliki tabungan di atas Rp5 juta

Berikutnya, tabungan menunjukkan kondisi keuangan yang lebih stabil. Artinya, seseorang masih memiliki sisa penghasilan setelah memenuhi kebutuhan pokok.

6. Ada anggota keluarga yang bermain judi online

Namun demikian, aktivitas ini juga memengaruhi penilaian sosial-ekonomi. Pasalnya, sistem dapat membaca pola transaksi digital. Akibatnya, aktivitas tersebut sering dikaitkan dengan perputaran uang yang tidak mencerminkan kondisi rentan.

7. Memiliki sertifikat tanah

Selanjutnya, kepemilikan tanah menunjukkan adanya aset tetap. Di samping itu, nilai tanah cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Dengan begitu, sistem menilai pemiliknya memiliki kekayaan jangka panjang.

8. Memiliki 2 motor atau 1 mobil

Kemudian, jumlah kendaraan mencerminkan tingkat kesejahteraan. Semakin banyak kendaraan, maka semakin besar kemampuan ekonomi rumah tangga.

9. Rumah permanen (beton/lantai keramik)

Selain itu, kondisi rumah menggambarkan taraf hidup. Sebagai contoh, rumah permanen menunjukkan kemampuan finansial yang lebih baik.

10. Pendapatan di atas UMK

Berikutnya, penghasilan tinggi menandakan kondisi ekonomi yang lebih mapan. Oleh karena itu, individu dengan pendapatan di atas UMK dinilai mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.

Baca Juga :  Ratusan KK Korban Bencana Alam Terima Bantuan

11. Ada anggota keluarga ASN/PNS

Di sisi lain, pekerjaan tetap memberikan penghasilan rutin. Dengan demikian, ASN/PNS dianggap memiliki tingkat keamanan ekonomi yang lebih tinggi.

12. Memiliki BPJS Ketenagakerjaan

Selanjutnya, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan keterlibatan dalam sektor formal. Artinya, seseorang memiliki pekerjaan tetap dan perlindungan kerja.

13. Daya listrik rumah tinggi

Kemudian, konsumsi listrik mencerminkan kemampuan ekonomi. Semakin besar daya listrik, maka semakin banyak perangkat elektronik yang digunakan.

14. Pekerjaan suami/istri

Terakhir, pekerjaan aktif memperkuat kondisi ekonomi rumah tangga. Dengan kata lain, adanya penghasilan rutin menunjukkan kestabilan finansial.


Dasar Penyaluran Bantuan Sosial

Secara keseluruhan, pemerintah menggabungkan seluruh data tersebut untuk menyusun desil ekonomi. Dengan demikian, penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami indikator ini. Dengan memahami hal tersebut, masyarakat tidak akan salah paham ketika tidak menerima bantuan atau saat status ekonomi mereka berubah. (nr*)

Berita Terkait

Jadwal Bansos PKH BPNT 2026 Tahap 2 dan Cara Cek
Cek Bansos Kemensos Mei 2026, Ini Nominal PKH dan BPNT Tahap 2
Cara Cek Desil DTSEN Online 2026, Cek Sekarang Apakah Anda Penerima Bansos
Kenapa Mudah Marah ke Keluarga Sendiri? Ini Penjelasan Psikolog dan Cara Mengatasinya
PIP 2026 Segera Cair! Cek Jadwal dan Nominal Bantuan SD, SMP, hingga SMA
Pinjam Uang ke Bank Bisa Pengaruhi Bansos, Ini Penjelasannya
Hasil Ground Check PBI JK 2026: Ribuan Peserta Meninggal, Data Bansos Diperbarui
BPJS PBI Nonaktif? Peserta Masih Bisa Ajukan Reaktivasi, Ini Syarat dan Caranya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ini Faktor yang Bisa Membuat Status Ekonomi Masuk Desil Tinggi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:13 WIB

Jadwal Bansos PKH BPNT 2026 Tahap 2 dan Cara Cek

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:52 WIB

Cek Bansos Kemensos Mei 2026, Ini Nominal PKH dan BPNT Tahap 2

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

Cara Cek Desil DTSEN Online 2026, Cek Sekarang Apakah Anda Penerima Bansos

Rabu, 22 April 2026 - 16:34 WIB

Kenapa Mudah Marah ke Keluarga Sendiri? Ini Penjelasan Psikolog dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru