Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, APBN Defisit 0,93 Persen pada Kuartal I 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menterian Keuangan, Purbaya menjelaskan bahwa realisasi pendapatan negara mencapai Rp574,9 triliun, sementara belanja negara telah menembus Rp815 triliun atau defisit 0,93 persen sebesar Rp240,1 triliun dari PDB

Menterian Keuangan, Purbaya menjelaskan bahwa realisasi pendapatan negara mencapai Rp574,9 triliun, sementara belanja negara telah menembus Rp815 triliun atau defisit 0,93 persen sebesar Rp240,1 triliun dari PDB

Jakarta.jentik.id – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melaporkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Maret 2026 mengalami defisit sebesar Rp240,1 triliun atau setara 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa, Purbaya menjelaskan bahwa realisasi pendapatan negara mencapai Rp574,9 triliun, sementara belanja negara telah menembus Rp815 triliun.

“Kita sampai Maret 2026 mengalami defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen dari PDB,” ujarnya.

Secara rinci, pendapatan negara telah mencapai 18,2 persen dari target APBN, dengan pertumbuhan sebesar 10,5 persen, sementara
dari sisi perpajakan, penerimaan tercatat sebesar Rp462,7 triliun atau 17,2 persen dari target APBN, tumbuh 14,2 persen.

Baca Juga :  Purbaya Jadi Pemateri Pembekalan TNI di LPDP, Tekankan Nasionalisme Bukan Militerisme

“Angka tersebut terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp394,8 triliun (16,7 persen APBN) yang tumbuh signifikan 20,7 persen dan penerimaan dari kepabeanan dan cukai sebesar Rp67,9 triliun (20,2 persen APBN) yang mengalami kontraksi 12,6 persen.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa kinerja penerimaan pajak dan kepabeanan terus menunjukkan perbaikan, dan pemerintah akan terus mengoptimalkan kedua sektor tersebut sebagai sumber utama pendapatan negara.
Sementara itu.

Sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp112,1 triliun atau 24,4 persen dari target APBN. Kinerja PNBP dinilai tetap solid meskipun mengalami normalisasi dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi belanja, realisasi hingga 31 Maret 2026 mencapai 21,2 persen dari pagu APBN, dengan pertumbuhan tinggi sebesar 31,4 persen, Ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya tumbuh 1,4 persen, menunjukkan pemerataan belanja sepanjang tahun,” kata Purbaya.

Baca Juga :  Program Insentif Bagi Penulis Untuk  Dorong Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

Belanja pemerintah pusat tercatat sebesar Rp610,3 triliun atau 19,4 persen dari APBN, tumbuh 47,7 persen dengan Rinciannya, belanja kementerian/lembaga mencapai Rp281,2 triliun (18,6 persen APBN) dengan pertumbuhan 43,3 persen, sedangkan belanja non-kementerian/lembaga sebesar Rp329,1 triliun (20,1 persen APBN) atau tumbuh 51,5 persen.

Adapun transfer ke daerah (TKD) terealisasi sebesar Rp204,8 triliun atau 29,5 persen dari APBN, namun mengalami kontraksi tipis sebesar 1,1 persen perkembangan tersebut, keseimbangan primer juga mencatatkan defisit sebesar Rp95,8 triliun.”(asy*

Berita Terkait

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia
Pembangunan Gubenur Jambi Disorot, Wacana Provinsi Baru Wilayah Jambi Barat Kembali Mencuat
Pisah Sambut Kapolres Kerinci Digelar Senin, Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.
Kecemasan dan Beban Moril Wako Alfin Masa Berahkir Kontrak Pembangunan Pasar Berigin Jaya Terancam Mangkrak
Wako Alfin: Target Adipura 2028 Sudah Masuk RPJMD Kota Sungai Penuh
Prabowo Minta Setiap Rupiah Anggaran Negara Beri Manfaat Nyata Untuk Rakyat
Kejagung Bentuk Tujuh Kejari Baru, Segera Tunjuk Pejabat Dan Siapkan Kantor Sementara
Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Pengamat Soroti 11 Pejabat yang Berpotensi Diganti
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:01 WIB

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Senin, 14 September 2026 - 10:25 WIB

Pembangunan Gubenur Jambi Disorot, Wacana Provinsi Baru Wilayah Jambi Barat Kembali Mencuat

Sabtu, 12 September 2026 - 22:37 WIB

Pisah Sambut Kapolres Kerinci Digelar Senin, Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Jumat, 4 September 2026 - 11:59 WIB

Kecemasan dan Beban Moril Wako Alfin Masa Berahkir Kontrak Pembangunan Pasar Berigin Jaya Terancam Mangkrak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Wako Alfin: Target Adipura 2028 Sudah Masuk RPJMD Kota Sungai Penuh

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB