Purbaya Jadi Pemateri Pembekalan TNI di LPDP, Tekankan Nasionalisme Bukan Militerisme

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya.Pelatihan LPDP Ini bukan untuk perang, tapi untuk melatih dan memperkuat rasa nasionalisme mereka,

Menteri Keuangan Purbaya.Pelatihan LPDP Ini bukan untuk perang, tapi untuk melatih dan memperkuat rasa nasionalisme mereka,

Jakarta, jentik.id — Keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) bagi penerima beasiswa LPDP ditegaskan bukan untuk tujuan militer, melainkan memperkuat rasa nasionalisme generasi muda Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (4/5). Ia menegaskan bahwa pembekalan yang melibatkan TNI bertujuan membangun karakter kebangsaan para penerima beasiswa sebelum menempuh studi ke luar negeri.

“Ini bukan untuk perang, tapi untuk melatih dan memperkuat rasa nasionalisme mereka,” tegas Purbaya.

Menurutnya, pembekalan tersebut penting agar para penerima LPDP tetap memiliki kecintaan terhadap Indonesia, mengingat negara telah berinvestasi besar dalam pendidikan mereka.

Baca Juga :  Mengapa Ki Hajar Dewantara Disebut Bapak Pendidikan Indonesia? Ini Sejarah dan Jasanya

“Negara sudah berinvestasi besar melalui beasiswa ini. Harapannya mereka kembali ke tanah air, membawa ilmu, dan berkontribusi nyata bagi Indonesia,” katanya.

Selain penguatan nasionalisme, pemerintah juga berencana mengarahkan fokus bidang studi LPDP ke sektor Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan global dan memperkuat daya saing Indonesia di bidang teknologi.

Purbaya mengungkapkan, saat kunjungannya ke Washington DC, ia bertemu dengan sekitar 50 mahasiswa Indonesia, baik penerima LPDP maupun non-LPDP. Dari pertemuan tersebut, ia menilai masih banyak mahasiswa yang belum mengambil jurusan berbasis STEM.

“Kami akan ubah itu karena ke depan kita harus meningkatkan penguasaan teknologi. Kalau tidak, kita akan tertinggal,” tegasnya.

Baca Juga :  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Terkait anggaran pembekalan, Purbaya menyebut penambahan biaya masih dalam batas wajar karena merupakan bagian dari investasi negara. Ia juga menilai biaya pembekalan relatif kecil dibandingkan dengan total biaya pendidikan di luar negeri.

Meski demikian, ia belum merinci besaran anggaran tambahan tersebut. Ia hanya menambahkan bahwa kerja sama dengan TNI umumnya tidak menggunakan skema komersial seperti pihak swasta, sehingga kebutuhan biaya dinilai tidak terlalu besar.

Dengan pembekalan ini, pemerintah berharap para penerima LPDP tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk membangun bangsa setelah menyelesaikan studi mereka.(asy*)

Berita Terkait

Waka Komisi X DPR Senator PKB Usulkan Hapus PPPK Dan Semua Guru Jadi ASN
Orang Tua Wajib Paham Media Sosial Dampingi Anak Jika Lalai  Berdampak Negarif.
Mendiktisaintek Ajak Pelajar Tak Takut  Bermimpi Besar
Mengapa Ki Hajar Dewantara Disebut Bapak Pendidikan Indonesia? Ini Sejarah dan Jasanya
Presiden Prabowo Subianto Targetkan Swasembada Energi Paling Lambat 2029
Anak di Bawah Umur Dibatasi Mengakses Media Sosial
Pemkot Sungai Penuh Luncurkan Program Beasiswa “Sungai Penuh Juara”
Inspiratif! 5 Siswa Jambi Raih Kursi Kampus Luar Negeri Lewat SNBT
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:40 WIB

Purbaya Jadi Pemateri Pembekalan TNI di LPDP, Tekankan Nasionalisme Bukan Militerisme

Senin, 4 Mei 2026 - 18:12 WIB

Waka Komisi X DPR Senator PKB Usulkan Hapus PPPK Dan Semua Guru Jadi ASN

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:42 WIB

Orang Tua Wajib Paham Media Sosial Dampingi Anak Jika Lalai  Berdampak Negarif.

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:43 WIB

Mendiktisaintek Ajak Pelajar Tak Takut  Bermimpi Besar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:06 WIB

Mengapa Ki Hajar Dewantara Disebut Bapak Pendidikan Indonesia? Ini Sejarah dan Jasanya

Berita Terbaru