Rupiah Tertekan, Prabowo Sebut Warga Desa Tetap Aman karena Tak Bergantung Dolar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo berpidato saat Peresmian Operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kabupaten Nganjuk, (16/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo berpidato saat Peresmian Operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kabupaten Nganjuk, (16/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

NGANJUK, jentik.id – Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5), Prabowo menilai masyarakat desa tidak terlalu terdampak karena tidak menggunakan dolar AS dalam aktivitas sehari-hari.

“Rakyat di desa tidak pakai dolar,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Baca Juga :  Keluarga Besar Minang Kerinci Kembali Gelar Sunat Massal Gratis Targetkan 200 Anak

Ia juga menegaskan kondisi Indonesia masih stabil di tengah situasi global yang membuat banyak negara mengalami tekanan ekonomi.

Menurutnya, sektor pangan dan energi nasional tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap pelemahan rupiah.

“Banyak negara panik, Indonesia masih oke,” katanya.

Dalam kesempatan lain saat meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Prabowo menyebut pelemahan rupiah lebih terasa bagi masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri dan pelaku usaha tertentu.

Baca Juga :  Angin Segar bagi Pengguna Pertamax, Menkeu Purbaya Optimistis Harga Segera Turun

Meski begitu, ia memastikan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.

“Ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Indonesia kuat,” tegasnya.

Berdasarkan data Bloomberg pada Sabtu (16/5) siang, nilai tukar dolar AS tercatat berada di kisaran Rp17.596. (nr*)

Berita Terkait

Misteri Kematian ASN BPN Nias Mulai Terkuak, Polisi Tetapkan Dua Perempuan sebagai Tersangka
BKSDA Lampung Lalai Usai Tapir Dilindungi Yang Viral Dibunuh dan Dimasak Warga
39 Ribu Siswa Dicoret dari Penerima MBG, BGN Prioritaskan Anggaran untuk Daerah 3T
Resmi Mengudara! Rute Jakarta–Muara Bungo Dibuka, Al Haris Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah
Polres Kerinci Pers Mintra Kerja Membahas Isu- Isu Strategiskamtibmas.
Pertamax Melonjak! Isi Full Tank Avanza Kini Nyaris Rp700 Ribu
Keluarga Besar Minang Kerinci Kembali Gelar Sunat Massal Gratis Targetkan 200 Anak
Masih Berstatus Tersangka Kecelakaan Maut, Kepala Dinas Ini Justru Dilantik Jadi Staf Ahli Bupati
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:28 WIB

Misteri Kematian ASN BPN Nias Mulai Terkuak, Polisi Tetapkan Dua Perempuan sebagai Tersangka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:09 WIB

BKSDA Lampung Lalai Usai Tapir Dilindungi Yang Viral Dibunuh dan Dimasak Warga

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:34 WIB

39 Ribu Siswa Dicoret dari Penerima MBG, BGN Prioritaskan Anggaran untuk Daerah 3T

Senin, 15 Juni 2026 - 22:52 WIB

Resmi Mengudara! Rute Jakarta–Muara Bungo Dibuka, Al Haris Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Senin, 15 Juni 2026 - 11:14 WIB

Polres Kerinci Pers Mintra Kerja Membahas Isu- Isu Strategiskamtibmas.

Berita Terbaru