BKSDA Lampung Lalai Usai Tapir Dilindungi Yang Viral Dibunuh dan Dimasak Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral satwa dilindungi tapir, disembelih warga, beberapa hari sebelumnya tapir terlihat berada diruas Jalan Timur sumatera

Viral satwa dilindungi tapir, disembelih warga, beberapa hari sebelumnya tapir terlihat berada diruas Jalan Timur sumatera

Lampung, jentik.id – Seekor tapir, satwa yang dilindungi undang-undang, yang sebelumnya viral di media sosial karena berkeliaran di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Telah ditemukan dibunuh, disembelih, dan dagingnya dimasak oleh sejumlah warga.

Peristiwa ini memicu kecaman dari kelompok pecinta satwa yang menilai penanganan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung terlambat.

“Padahal sebelum ditemukan tewas, video keberadaan tapir tersebut sempat beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman itu, satwa dilindungi tersebut terlihat berada di sekitar jalan raya dan menjadi tontonan warga.

Beberapa hari kemudian, video lain kembali viral yang memperlihatkan bangkai tapir telah dimutilasi.

Dalam rekaman berdurasi sekitar 19 detik itu, kepala tapir tampak terpisah dari tubuhnya, sementara bagian tubuh lainnya telah dipotong-potong dan diletakkan di atas daun pisang di sebuah lahan terbuka.

Sejumlah pria terlihat berada di lokasi penyembelihan. Salah seorang di antaranya tampak menghadap kamera sambil mengacungkan jari tengah. Di sekitar bangkai juga terlihat senjata tajam yang diduga digunakan untuk membunuh satwa tersebut.

Baca Juga :  STIA Nusa Sakti Sungai Penuh Lepas Mahasiswanya Kukerta

Dalam video terdengar juga suara seseorang yang berkata, “Siapa yang mau makan ini.”

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan daging tapir tersebut tidak hanya dipotong, tetapi juga dibagikan dan dimasak oleh para pelaku.

Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, membenarkan temuan tersebut.

“Dari hasil penangkapan di lokasi, kami menemukan sisa tulang dan daging hewan tersebut serta sisa daging tapir yang dimasak oleh para pelaku, jadi dimasak seperti rica-rica,” ujar Muhammad Firdaus saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Peristiwa tersebut menuai kritik dari sejumlah pegiat konservasi yang menilai respons BKSDA Lampung terhadap laporan kemunculan tapir di media sosial tidak cukup cepat sehingga gagal mencegah kematian satwa dilindungi tersebut.

Baca Juga :  39 Ribu Siswa Dicoret dari Penerima MBG, BGN Prioritaskan Anggaran untuk Daerah 3T

Namun, penilaian mengenai dugaan kelalaian tersebut masih merupakan kritik dari pihak luar dan belum menjadi kesimpulan resmi.

Menanggapi kejadian itu, BKSDA Lampung menyatakan telah berkoordinasi dengan Polres Mesuji untuk mengusut kasus dugaan pembunuhan satwa dilindungi tersebut.

Kepala Seksi KSDA Wilayah III Lampung, Itno Itoyo, mengatakan pihaknya bersama kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan lokasi, waktu kejadian, serta mengidentifikasi para pelaku.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Mesuji untuk melakukan pendalaman lebih lanjut. Saat ini masih dilakukan penelusuran terkait lokasi, waktu kejadian, dan pihak-pihak yang terlibat,” kata Itno, Jumat (3/7/2026).

Kasus ini menjadi perhatian publik karena tapir merupakan satwa liar yang dilindungi di Indonesia. Aparat kepolisian bersama BKSDA masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam pembunuhan satwa tersebut, serta menindak mereka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(asy*).

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Brimob Polda Jambi Turun Jaga Habitat Gajah Sumatera di Tebo
STIA Nusa Sakti Sungai Penuh Lepas Mahasiswanya Kukerta
Universitas Pertamina Buka Beasiswa KIP Kuliah 2026, Kuliah Gratis hingga Bantuan Biaya Hidup
Mitsubishi XForce Hybrid Tampil di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp445 Juta
Misteri Kematian ASN BPN Nias Mulai Terkuak, Polisi Tetapkan Dua Perempuan sebagai Tersangka
39 Ribu Siswa Dicoret dari Penerima MBG, BGN Prioritaskan Anggaran untuk Daerah 3T
Resmi Mengudara! Rute Jakarta–Muara Bungo Dibuka, Al Haris Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah
Polres Kerinci Pers Mintra Kerja Membahas Isu- Isu Strategiskamtibmas.
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:14 WIB

Cegah Karhutla, Brimob Polda Jambi Turun Jaga Habitat Gajah Sumatera di Tebo

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:43 WIB

STIA Nusa Sakti Sungai Penuh Lepas Mahasiswanya Kukerta

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Universitas Pertamina Buka Beasiswa KIP Kuliah 2026, Kuliah Gratis hingga Bantuan Biaya Hidup

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Mitsubishi XForce Hybrid Tampil di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp445 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:28 WIB

Misteri Kematian ASN BPN Nias Mulai Terkuak, Polisi Tetapkan Dua Perempuan sebagai Tersangka

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB