Ribuan Jemaah Haji dari AS dan Eropa Tetap Berdatangan ke Makkah, Tak Khawatir Situasi Perang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan perjalanan yang dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat terkait keamanan di Timur Tengah tidak menjadi penghalang bagi calon jemaah untuk menjalankan rukun Islam kelima tersebut. Ribuan jemaah tetap berbondong-bondong datang ke Arab Saudi meski situasi kawasan masih dibayangi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Peringatan perjalanan yang dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat terkait keamanan di Timur Tengah tidak menjadi penghalang bagi calon jemaah untuk menjalankan rukun Islam kelima tersebut. Ribuan jemaah tetap berbondong-bondong datang ke Arab Saudi meski situasi kawasan masih dibayangi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Makkah, jentik.id – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak menyurutkan langkah umat Islam dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa untuk menunaikan ibadah haji di Kota Suci Makkah.

Ribuan jemaah tetap berbondong-bondong datang ke Arab Saudi meski situasi kawasan masih dibayangi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Peringatan perjalanan yang dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat terkait keamanan di Timur Tengah tidak menjadi penghalang bagi calon jemaah untuk menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

“Mereka tetap meyakini ibadah haji harus dilaksanakan dengan penuh keyakinan dan keteguhan hati.

Baca Juga :  TNI dan Pemkot Sungai Penuh Perkuat Sinergi, Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama

Salah seorang jemaah asal Amerika Serikat, Fadel, mengaku tidak pernah ragu berangkat ke Tanah Suci tahun ini meski konflik militer masih berlangsung di kawasan tersebut.

“Bahkan jika perang masih berlangsung, saya tidak akan mundur,” ujar Fadel seperti dilansir AFP, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, Kota Suci Makkah merupakan tempat paling aman bagi umat Islam. Ia meyakini perlindungan dan keamanan di Tanah Suci telah dijamin sebagaimana disebutkan dalam ajaran Al-Qur’an.

“Kita tidak diragukan lagi berada di tempat teraman di dunia,” katanya.

Ibadah haji tahun 2026 tetap diikuti jutaan umat Muslim dari berbagai negara. Situasi konflik yang dipicu ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memang sempat meningkatkan kekhawatiran dunia internasional, terutama setelah Iran melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas milik AS di kawasan Arab Saudi dan negara-negara sekitarnya.

Baca Juga :  Kapolres Kerinci Desak Disperindag Terbitkan SE SOP Pengisian BBM Bersubsidi

Meski demikian, kondisi kawasan dilaporkan mulai berangsur mereda setelah upaya gencatan senjata dilakukan, walaupun situasi keamanan masih dinilai berada dalam kondisi sensitif.

Pemerintah Arab Saudi sendiri terus memperketat pengamanan serta memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji berjalan aman dan lancar bagi seluruh jemaah dari berbagai penjuru dunia.(asy*)

Berita Terkait

Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 
IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran
AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan
Lima Pemicu Utama Emosi Pengemudi di Jalan Raya, Abaikan  Menyalakan  Lampu Sein 
Iran Diduga Serang Kapal Berbendera Singapura di Selat Hormuz Nasib ABK Belum Diketahui
LSM Pedas Datangi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Sampaikan Delapan Tuntutan dan Desak Penghentian Praktik Percaloan
Delegasi Perundingan Iran Bersandi “Minab 168” Tiba di Swiss 
14 Poin Isi Kesepakatan AS-Iran Akhiri Perang 60 Hari Kedepan Masih Labil, Israel Tidak Terikat Perjanjian
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:17 WIB

IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:48 WIB

AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:01 WIB

Lima Pemicu Utama Emosi Pengemudi di Jalan Raya, Abaikan  Menyalakan  Lampu Sein 

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:10 WIB

Iran Diduga Serang Kapal Berbendera Singapura di Selat Hormuz Nasib ABK Belum Diketahui

Berita Terbaru