Badai Dahsyat Hantam Prancis, 13.000 Rumah Masih Gelap dan Transportasi Lumpuh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Ombak menabrak pemecah gelombang selama Badai Eunice di Wimereux, Prancis, Jumat (18/2/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Pascal Rossignol/rwa/sad)

Ilustrasi - Ombak menabrak pemecah gelombang selama Badai Eunice di Wimereux, Prancis, Jumat (18/2/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Pascal Rossignol/rwa/sad)

PARIS, jentik.id – Badai dahsyat yang melanda Prancis sejak Rabu malam (15/7/2026) menyebabkan sekitar 13.000 rumah masih mengalami pemadaman listrik hingga Kamis (16/7/2026).

Perusahaan distribusi listrik Enedis menyebut badai memicu kerusakan cukup parah, terutama di wilayah Ardeche, Prancis selatan.

Hujan es berukuran besar menghantam permukiman, merusak rumah, kendaraan, dan sejumlah fasilitas umum.

Di wilayah Prades yang dihuni sekitar 1.000 penduduk, hujan es merusak sekitar 95 persen rumah warga.

Ribuan Sambaran Petir Picu Kebakaran

Ardeche mencatat lebih dari 2.200 sambaran petir hanya dalam waktu dua jam pada Rabu malam.

Baca Juga :  IRGC Konfirmasi Kematian Komandan AL Iran Alireza Tangsiri Usai Serangan AS-Israel

Sambaran petir itu memicu kebakaran vegetasi yang menghanguskan sekitar empat hektare lahan.

Selain itu, badai juga memicu banjir dan mengganggu layanan transportasi di beberapa wilayah.

Ribuan Pelanggan Masih Kehilangan Listrik

Di wilayah Sarthe, badai sempat memadamkan listrik di sekitar 17.000 rumah pada Rabu malam.

Petugas berhasil memulihkan sebagian besar jaringan. Namun, sekitar 6.000 pelanggan masih belum mendapatkan aliran listrik hingga Kamis.

Sementara itu, sekitar 500 rumah di Dordogne juga masih mengalami pemadaman listrik.

Kerusakan infrastruktur dan kondisi tanah yang belum stabil turut menghambat perjalanan kereta api di sejumlah jalur.

Baca Juga :  19 WNI Terseret Kasus di Arab Saudi Saat Haji, Dua Orang Sudah Bebas

Gelombang Panas Perparah Dampak Badai

Badai juga merusak sejumlah kebun anggur di wilayah Vaucluse.

Hingga Kamis, otoritas Prancis masih menetapkan status peringatan oranye badai petir di 15 wilayah. Selain itu, 31 wilayah tetap berstatus peringatan oranye akibat gelombang panas.

Dalam beberapa pekan terakhir, Prancis menghadapi cuaca ekstrem berupa gelombang panas yang memicu kekeringan dan kebakaran hutan. Setelah itu, badai datang dan memperparah gangguan pada jaringan listrik serta transportasi. (nr*)

Berita Terkait

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel
Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif
Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS
Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan
Kabar Baik! Pemerintah Singapura Cairkan BLT hingga Rp11,8 Juta per Orang
Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah
Atlet Kickboxing Asal Jambi Bharada Billy Van Aziz Boston Raih Medali Perak di ISKA Indonesia Open Tournament 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:47 WIB

Badai Dahsyat Hantam Prancis, 13.000 Rumah Masih Gelap dan Transportasi Lumpuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu

Senin, 13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Senin, 13 Juli 2026 - 08:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS

Berita Terbaru