Sungai Penuh, jentik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan melalui berbagai program yang berpihak kepada masyarakat.
Salah satu langkah nyata yang diwujudkan pada tahun ajaran 2026/2027 adalah pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Program tersebut bertujuan memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi orang tua pada awal tahun ajaran baru.
Secara simbolis, bantuan seragam sekolah diserahkan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin didampingi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, NS., kepada perwakilan siswa dibeberapa sekolah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa persoalan biaya pendidikan tidak boleh menjadi hambatan bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan.
“Kami ingin memastikan anak-anak kita dapat belajar dengan tenang. Beban orang tua untuk membeli seragam baru di awal tahun ajaran bisa dibantu oleh pemerintah daerah.
Ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujar Alfin.
Ia menambahkan, program seragam sekolah gratis merupakan bentuk komitmen Pemkot Sungai Penuh dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
Menurutnya, hari-hari pertama masuk sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak sehingga mereka datang ke sekolah dengan penuh semangat, merasa aman, nyaman, dan diterima di lingkungan barunya.
Selama lima hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para siswa diberikan kesempatan untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, bersosialisasi dengan teman sebaya, serta mengenal guru tanpa tekanan akademik.
“Masa adaptasi ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan anak secara menyeluruh. Kami berharap transisi dari TK ke SD berlangsung lebih ramah anak, mendukung tumbuh kembang mereka, sekaligus mengurangi tekanan akademik pada awal masa sekolah,” jelas Alfin.
Selain menyerahkan bantuan seragam, Wali Kota Alfin bersama rombongan juga melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan MPLS di sejumlah sekolah, di antaranya SD Negeri 50/IX Kumun Hilir, SMP Negeri 12 Kecamatan Koto Baru, SMP Negeri 1 Sungai Penuh, serta beberapa sekolah lainnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Hadriyanto, mengatakan pengawasan pelaksanaan MPLS dilakukan secara bertahap untuk memastikan proses transisi pembelajaran berjalan dengan baik dan berkesinambungan.
“MPLS diawasi secara bertahap agar proses perkembangan anak berlangsung optimal. Kami ingin memastikan masa pengenalan lingkungan sekolah dilalui dengan suasana yang menyenangkan, aman, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik,” ujar Bovi.
Melalui program seragam sekolah gratis dan pengawasan pelaksanaan MPLS yang ramah anak, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kualitas pendidikan terus meningkat serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, nyaman, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.(asy*).









