Resmi Dibuka! CPNS Sekolah Kedinasan 2026 Siapkan 4.770 Formasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tes PPPK atau CPNS. Foto: indrarf/Shutterstock

Ilustrasi tes PPPK atau CPNS. Foto: indrarf/Shutterstock

JAKARTA, jentik.id – Pemerintah resmi membuka pendaftaran sekolah kedinasan untuk penerimaan CPNS 2026 pada Selasa (18/8/2026). Tahun ini, pemerintah menyiapkan 4.770 formasi bagi calon taruna dan mahasiswa sekolah kedinasan.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyediakan 3.257 formasi. Sementara itu, calon peserta dapat melakukan pendaftaran melalui portal SSCASN hingga Minggu (30/8/2026).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan seleksi sekolah kedinasan tidak hanya membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi ASN. Menurutnya, proses tersebut juga membantu membentuk calon aparatur yang kompeten, berintegritas, dan disiplin.

Selanjutnya, calon peserta dapat mendaftar melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Peserta perlu memastikan seluruh data dan dokumen sesuai dengan persyaratan sebelum mengirimkan pendaftaran.

9 Instansi Buka Formasi Sekolah Kedinasan

Pada 2026, sebanyak sembilan instansi pemerintah membuka penerimaan sekolah kedinasan. Berikut rincian formasinya:

  • IPDN Kemendagri: 1.410 formasi
  • Sekolah kedinasan Kemenhub: 891 formasi
  • PKN STAN Kemenkeu: 1.000 formasi
  • Poltek SSN BSSN: 50 formasi
  • Politeknik Statistika STIS BPS: 564 formasi
  • Politeknik Pengayoman Indonesia Kemenkum: 250 formasi
  • Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi
  • STMKG BMKG: 130 formasi
  • STIN BIN: 100 formasi
Baca Juga :  Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Jadwal dan Besarannya

Dengan total tersebut, calon peserta memiliki lebih banyak pilihan sekolah kedinasan. Namun, setiap instansi memiliki persyaratan dan tahapan seleksi yang berbeda.

Seleksi Sekolah Kedinasan Tetap Menggunakan CAT

Sementara itu, pemerintah tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dalam proses seleksi. Sistem tersebut membantu menjaga proses ujian tetap transparan sekaligus mencegah berbagai bentuk kecurangan.

Selain itu, pemerintah menggunakan CAT untuk mengantisipasi praktik joki maupun titipan dalam seleksi. Karena itu, peserta harus mengandalkan kemampuan sendiri selama mengikuti seluruh tahapan.

Baca Juga :  196 CPNS Sungai Penuh Siap Dilantik, SK Pengangkatan Segera Dibagikan

Rini juga mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan jaminan kelulusan. Menurutnya, calon peserta harus mengikuti prosedur resmi dan tidak mencari jalan pintas.

Setelah pendaftaran berakhir, pemerintah menargetkan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada September 2026. Kemudian, peserta yang lolos SKD akan mengikuti seleksi lanjutan dari masing-masing sekolah kedinasan.

SKD sendiri mencakup tiga materi utama. Pertama, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Kedua, Tes Intelegensia Umum (TIU). Ketiga, Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Selanjutnya, sekolah kedinasan akan menentukan jadwal dan mekanisme seleksi lanjutan. Setiap peserta perlu mengikuti ketentuan yang berlaku pada sekolah pilihannya.

Dengan demikian, calon peserta sebaiknya memantau informasi resmi dari SSCASN dan instansi terkait. Selain itu, peserta perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti seleksi CPNS melalui jalur sekolah kedinasan 2026. (nr*)

Berita Terkait

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan
Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur
Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama
Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan
KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:14 WIB

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 09:29 WIB

Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur

Minggu, 1 November 2026 - 07:54 WIB

Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Berita Terbaru

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB

Salah satu dapur MBG

Padang Panjang

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:56 WIB