Darurat Infrastruktur Pendidikan, 40 Persen Sekolah di Muaro Jambi Rusak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdikbud Muaro Jambi, Kasyful Iman.

Kepala Disdikbud Muaro Jambi, Kasyful Iman.

Muaro Jambi, jentik.id – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengajukan revitalisasi 120 sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah guna mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan.

Langkah ini muncul setelah pemerintah daerah melakukan evaluasi kondisi bangunan sekolah. Dari hasil evaluasi tersebut, banyak sekolah sudah tidak lagi layak untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Selain itu, data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi mencatat sekitar 40 persen sekolah di daerah tersebut mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda.

Kepala Disdikbud Muaro Jambi Kasyful Iman mengatakan pihaknya mengirim proposal perbaikan ke pemerintah pusat sejak November 2025. Melalui usulan ini, pemerintah daerah berharap pusat segera memberi dukungan perbaikan.

Baca Juga :  11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

“Sebagian sekolah memang membutuhkan perhatian serius. Karena itu, kami mengajukan usulan perbaikan,” ujarnya.

Secara rinci, Pemkab Muaro Jambi mengusulkan revitalisasi 50 SD, 50 SMP, serta 20 TK dan PAUD berdasarkan tingkat kebutuhan perbaikan.

Kasyful menjelaskan sejumlah bangunan mengalami kerusakan pada atap, dinding, dan lantai ruang kelas. Di samping itu, beberapa sekolah juga kekurangan fasilitas penting seperti ruang praktik dan sarana sanitasi.

Baca Juga :  Skandal Terkuak! Warga Muaro Jambi Serbu dan Rusak Rumah Tauke Sawit

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kegiatan belajar jika pemerintah tidak segera memperbaikinya.

Sementara itu, beberapa sekolah juga menghadapi keterbatasan ruang belajar, sedangkan jumlah siswa terus meningkat setiap tahun.

“Kami berharap pemerintah pusat segera merealisasikan perbaikan sehingga sekolah yang rusak dapat segera digunakan dengan lebih layak,” katanya.

Dengan adanya revitalisasi ini, Pemkab Muaro Jambi berharap kualitas pendidikan meningkat dan siswa dapat belajar di lingkungan yang lebih aman dan nyaman. (nr*)

Berita Terkait

Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026
RSUD Mayjen H.A. Thalib Hadirkan Layanan CT-Scan untuk Masyarakat
Bahas Masa Depan ASN, Wawako Azhar Hamzah Ikuti Rakor Se-Provinsi Jambi
Polres Merangin Tindak PETI di DAS Merangin, Polisi Sita Dua Ekskavator
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:24 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA

Sabtu, 5 September 2026 - 14:05 WIB

Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Jumat, 4 September 2026 - 17:23 WIB

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 September 2026 - 15:19 WIB

RSUD Mayjen H.A. Thalib Hadirkan Layanan CT-Scan untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Kondisi Muhammad Gibran, bocah 9 tahun asal Kerinci yang menjalani perawatan di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kerinci

Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:21 WIB