Sungai Penuh, jentik.id–Hadiah ulang tahun tidak selalu berupa pesta atau panggung hiburan. Pemerintah Kota Sungai Penuh memilih menghadirkan sesuatu yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat: pelayanan administrasi kependudukan yang mendatangi warga.
Kini, warga yang kesulitan datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) punya harapan baru. Ada mobil pelayanan yang disiapkan untuk menjangkau mereka.
Terutama warga lanjut usia, penyandang disabilitas, masyarakat yang sedang sakit, maupun kelompok rentan yang selama ini menghadapi kendala jarak, waktu, dan mobilitas.
Inovasi tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan publik dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Sungai Penuh yang jatuh pada 8 November 2026.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, secara resmi meluncurkan Mobil Pelayanan Disdukcapil, Selasa (3/11/2026), di Kantor Disdukcapil Kota Sungai Penuh. Wawako didampingi Kadis Dukcapil Harianto, S.Sos, Kadis Kominfo Jozerizal, Apt, S.Farm, Kadis Sosial, Kadis Pelayanan Satu Pintu.
Namun, pelayanan ini tidak berhenti pada seremoni peluncuran. Mulai Selasa (3/11/2026), mobil tersebut langsung disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan akan terus beroperasi seterusnya.
Program ini menjadi bagian dari gerakan Sungai Penuh Melayani, dengan mengusung semangat JUARA MAS, singkatan dari Jemput dan Antar Urusan Administrasi Kependudukan untuk Masyarakat.
Pesannya jelas: masyarakat tidak harus selalu bersusah payah mendatangi kantor pemerintah. Pemerintah juga harus bergerak mendekati masyarakat.
Enam Layanan dalam Satu Mobil
Mobil pelayanan ini bukan sekadar kendaraan keliling. Ada sejumlah layanan administrasi kependudukan yang dapat diakses masyarakat.
Pertama, perekaman dan penerbitan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Kedua, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Ketiga, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA).
Keempat, pelayanan akta pencatatan sipil. Kelima, pemutakhiran dan perubahan data Kartu Keluarga (KK). Keenam, konsultasi serta layanan pengaduan terkait data kependudukan.
Menariknya, pelayanan ini mengedepankan prinsip cepat, transparan, dan tanpa pungutan biaya alias gratis.
Untuk jenis layanan tertentu, perekaman dan pencetakan dokumen bahkan dapat diselesaikan langsung di lokasi atau on-the-spot, sepanjang jaringan komunikasi dan sistem administrasi kependudukan dalam kondisi optimal.
Dengan begitu, masyarakat bisa menghemat waktu dan biaya perjalanan. Tidak perlu berkali-kali datang ke kantor hanya untuk mengurus dokumen yang diperlukan.
Kabid Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Sungai Penuh, Meri Sumarni, S.Sos., mengatakan, kehadiran mobil pelayanan merupakan wujud pelaksanaan visi dan misi Wali Kota Sungai Penuh yang dirangkum dalam semangat Sungai Penuh Juara.
“Supaya masyarakat terlayani dengan baik dalam mendapatkan data kependudukan yang valid,” sebut Meri.
Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan harus semakin mudah dijangkau sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh dokumen dan data kependudukan yang benar.
Dari Kado Besti hingga Jemput Bola
Mobil pelayanan ini juga menjadi bagian dari rangkaian inovasi Disdukcapil Kota Sungai Penuh.
Sebelumnya, masyarakat telah mengenal Kado Besti, inovasi pelayanan dokumen kependudukan bagi pasangan pengantin baru.
Kini, jangkauan pelayanan semakin diperluas melalui mobil pelayanan yang sekaligus menjadi sarana pendukung sejumlah program lainnya.
Di antaranya Jempol Stunting, Jebol Desa, Dukcapil Goes to School, serta Gerakan Tuntas Dokumen bagi masyarakat berisiko dan kelompok rentan.
Artinya, pelayanan tidak hanya menunggu masyarakat datang. Petugas juga dapat menjangkau desa, sekolah, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Dalam peluncuran tersebut, Azhar Hamzah didampingi Kepala Disdukcapil, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran terkait. Pemotongan pita menandai dimulainya operasional mobil pelayanan.
Bukan Sekadar Mobil, tetapi Kehadiran Pemerintah
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah inovasi tidak diukur dari bagusnya kendaraan atau meriahnya acara peluncuran.
Ukuran sesungguhnya adalah seberapa banyak masyarakat yang terbantu.
Apakah warga lanjut usia bisa mendapatkan KTP tanpa harus menempuh perjalanan jauh? Apakah penyandang disabilitas memperoleh kemudahan? Apakah masyarakat yang sakit tetap bisa mendapatkan hak administrasi kependudukannya?
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang akan menentukan arti penting mobil pelayanan ini.
Di usia ke-18 Kota Sungai Penuh, kehadiran mobil Dukcapil membawa pesan bahwa pembangunan bukan hanya soal gedung, jalan, dan infrastruktur.
Pelayanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat juga merupakan bagian penting dari kemajuan daerah.
Sebab, pemerintah yang baik bukan hanya pemerintah yang memiliki banyak program. Tetapi pemerintah yang mampu memastikan masyarakat merasakan manfaatnya.
Kali ini, pelayanan itu mulai bergerak. Bukan menunggu warga datang, melainkan mendatangi warga. (al)
Editor: Mardizal Sumara









