Istri Kepala Daerah se-Sumbar Bertemu di Solsel, Ini yang Mereka Bicarakan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istri kepala daerah  se-Sumatera Barat ketika bertemu di Kabupaten Solok Selatan.

Istri kepala daerah se-Sumatera Barat ketika bertemu di Kabupaten Solok Selatan.

Solok Selatan, jentik.id-Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumatera Barat bertemu di Solok Selatan. Meski ini pertemuan dia bulanan, banyak juga hal-hal yang mereka bahas, termasuk menyerahkan bantuan bencana alam.

Pertemuan berlangsung di auditorium kantor bupati setempat, Kamis (9/4).

Pertemuan istri kepala daerah ini
Merupakan wadah memperkuat sinergi dan kolaborasi organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah dan momentum strategis menyatukan langkah dan memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

Selain istri para bupati/walikota, pertemuan juga dihadiri
Ketua BKOW Provinsi Sumbar, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumbar.

Ny. Harneli Mahyeldi, Ketua TP PKK Provinsi Sumbar mengingatkan pentingnya kegiatan ini kepada seluruh tamu yang hadir. dan mengapresiasi pemerintah Kabupaten Solok Selatan beserta jajaran TP PKK, GOW, dan DWP atas kesiapannya sebagai tuan rumah.

“Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi forum berbagi pengalaman, menyamakan persepsi, serta memperkuat kolaborasi antar organisasi perempuan di daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Banjir Terjang Padang, Tim SAR Bergerak Cepat Bantu Evakuasi Warga

Ia mengatakan TP PKK, BKOW, dan DWP memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan masyarakat berdaya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi program yang terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan peran perempuan dapat difokuskan pada isu-isu prioritas, seperti pendidikan anak, kesehatan keluarga, ketahanan ekonomi, serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Dengan sinergi yang kuat, kita harapkan program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ny. Harneli mengajak seluruh organisasi perempuan untuk terus berinovasi dan adaptif menghadapi dinamika pembangunan, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau yang menjunjung tinggi kebersamaan.

“Melalui pertemuan ini, mari kita perkuat sinergi program dan solidaritas, sehingga menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BKOW Provinsi Sumbar, Dianita Maulin Vasko menegaskan bahwa ISKADA menjadi ruang strategis dalam memperkuat sinergi lintas organisasi perempuan yang ada di Sumbar.

Ia juga menyampaikan sejumlah kegiatan yangbtelah dilaksanakan BKOW untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk penyaluran bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Solok.

Baca Juga :  PSP Juara. Padang 'Mambangkik Batang Tarandam'

Senada dengan itu Ketua DWP Provinsi Sumbar, Ny. Arimbi Arry menyebut pertemuan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia memaparkan berbagai kegiatan DWP, di antaranya peringatan HUT ke-26 melalui pelatihan content creator, senam massal dan talkshow kesehatan, serta penguatan kapasitas melalui digitalisasi pelaporan. Selain itu, DWP juga melaksanakan kegiatan keagamaan seperti buka bersama dan halal bihalal.

Ke depan, DWP Provinsi Sumbar masih akan melaksanakan sejumlah agenda sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas keluarga dan peran perempuan di Sumbar

Melalui pertemuan ISKADA ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar organisasi perempuan di Sumatera Barat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keluarga berkualitas, masyarakat berdaya, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*/syam) 

Berita Terkait

Solok Selatan Bagi 26.912 Seragam Gratis, 68 Sekolah Juga Dapat Kucuran Rp48 Miliar
Tim SAR Evakuasi Lebih dari 50 Warga Terjebak Banjir di Padang
Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari
Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis
Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet
Banjir Terjang Padang, Tim SAR Bergerak Cepat Bantu Evakuasi Warga
Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak
Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang-Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Solok Selatan Bagi 26.912 Seragam Gratis, 68 Sekolah Juga Dapat Kucuran Rp48 Miliar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Tim SAR Evakuasi Lebih dari 50 Warga Terjebak Banjir di Padang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet

Berita Terbaru