Bekasi, jentik.id-Kebakaran hebat yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Bekasi, menyebabkan kerusakan luas dan puluhan korban luka.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sebanyak 19 rumah mengalami kerusakan akibat ledakan dan kebakaran tersebut. Rinciannya, 15 rumah berada di RT 02 RW 003, sementara empat rumah lainnya berada di RT 01 RW 003 bersama dua kios dan beberapa lapak usaha warga.
Selain bangunan, api juga merusak berbagai fasilitas usaha, termasuk lapak rongsok, gerobak, warung kopi, dan penjual nasi goreng.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, menyebut kebakaran turut menghanguskan 13 kendaraan. Rinciannya, enam truk milik SPBE dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan berat.
Di sisi lain, petugas mengevakuasi 17 warga yang mengalami luka bakar ke sejumlah rumah sakit. Para korban kini menjalani perawatan di RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD Kota Bekasi, RS Citra Arafiq, dan RS Satria Medika.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, BPBD menduga sumber ledakan berasal dari gudang penyimpanan gas elpiji. Api kemudian cepat menyebar dan menghanguskan area sekitar.
Hingga saat ini, BPBD masih menyelidiki penyebab pasti kejadian dan belum menghitung total kerugian.
Sementara itu, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Mereka juga langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan.
Petugas pemadam berhasil memadamkan api pada Kamis (2/4) dini hari. Selain itu, Pertamina memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman dan tidak terganggu. (nr*)









