JAMBI, jentik.id – Kopi dari lereng Gunung Kerinci kembali menunjukkan kualitasnya di pasar global. Produk unggulan Jambi ini kini menembus pasar Malaysia dan mulai masuk ke Kuala Lumpur, membuka peluang komoditas lokal bersaing di tingkat internasional.
Kopi Alko Kerinci masuk ke pasar Malaysia melalui kolaborasi petani koperasi, pelaku industri kopi, serta dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Sinergi ini mendorong perluasan pasar kopi Indonesia.
Peluncuran produk berlangsung dalam ajang A Coffee & Artisan Collective di Isetan KLCC. Event ini menjadi sarana promosi kopi Nusantara sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai penghasil kopi berkualitas.
Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Kuala Lumpur, Hendra P. Iskandar, menilai kehadiran kopi Kerinci menambah ragam kopi Indonesia di Malaysia dan mendapat respons positif dari konsumen.
“Tingginya minat konsumen menunjukkan kualitas dan cita rasa kopi Indonesia memiliki daya tarik kuat,” ujarnya.
General Manager Isetan Kuala Lumpur, Daisuke Yamai, menyambut baik kehadiran kopi tersebut karena memudahkan pelanggan menikmati kopi Indonesia.
Founder Lewisgene Roasters Sdn Bhd, Nielsen Lim, juga menilai kopi Indonesia memiliki karakter rasa dan aroma yang kuat dan khas.
“Karakter rasa dan aroma kopi Indonesia sulit ditandingi,” katanya.
Masuknya kopi Kerinci menjadi momentum bagi petani lokal untuk memperluas pasar hingga ke tingkat global dengan nilai jual lebih tinggi.
Selain itu, tren konsumsi kopi spesialti di Asia Tenggara terus meningkat. Kondisi ini membuka peluang besar bagi kopi Kerinci yang memiliki cita rasa khas dari dataran tinggi vulkanik.
Jika kualitas dan pasokan terjaga, kopi Kerinci berpotensi menembus pasar global lebih luas. Rencana pengiriman rutin tiap bulan menunjukkan keseriusan ekspansi tersebut. (nr*)








