Kopi Kerinci Go Internasional, Kini Resmi Masuk Pasar Malaysia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kopi Alko Kerinci Jambi resmi masuk ke pasar Malaysia. (Instagram/alkosumatrakopi)

Kopi Alko Kerinci Jambi resmi masuk ke pasar Malaysia. (Instagram/alkosumatrakopi)

 

JAMBI, jentik.id – Kopi dari lereng Gunung Kerinci kembali menunjukkan kualitasnya di pasar global. Produk unggulan Jambi ini kini menembus pasar Malaysia dan mulai masuk ke Kuala Lumpur, membuka peluang komoditas lokal bersaing di tingkat internasional.

Kopi Alko Kerinci masuk ke pasar Malaysia melalui kolaborasi petani koperasi, pelaku industri kopi, serta dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Sinergi ini mendorong perluasan pasar kopi Indonesia.

Peluncuran produk berlangsung dalam ajang A Coffee & Artisan Collective di Isetan KLCC. Event ini menjadi sarana promosi kopi Nusantara sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai penghasil kopi berkualitas.

Baca Juga :  Muldawati Asal Sungai Penuh Wakil Provinsi Jambi Raih Penghargaan di Malaysia

Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Kuala Lumpur, Hendra P. Iskandar, menilai kehadiran kopi Kerinci menambah ragam kopi Indonesia di Malaysia dan mendapat respons positif dari konsumen.

“Tingginya minat konsumen menunjukkan kualitas dan cita rasa kopi Indonesia memiliki daya tarik kuat,” ujarnya.

General Manager Isetan Kuala Lumpur, Daisuke Yamai, menyambut baik kehadiran kopi tersebut karena memudahkan pelanggan menikmati kopi Indonesia.

Founder Lewisgene Roasters Sdn Bhd, Nielsen Lim, juga menilai kopi Indonesia memiliki karakter rasa dan aroma yang kuat dan khas.

Baca Juga :  Emas Antam Naik Lagi, Ini Harga Sekarang...

“Karakter rasa dan aroma kopi Indonesia sulit ditandingi,” katanya.

Masuknya kopi Kerinci menjadi momentum bagi petani lokal untuk memperluas pasar hingga ke tingkat global dengan nilai jual lebih tinggi.

Selain itu, tren konsumsi kopi spesialti di Asia Tenggara terus meningkat. Kondisi ini membuka peluang besar bagi kopi Kerinci yang memiliki cita rasa khas dari dataran tinggi vulkanik.

Jika kualitas dan pasokan terjaga, kopi Kerinci berpotensi menembus pasar global lebih luas. Rencana pengiriman rutin tiap bulan menunjukkan keseriusan ekspansi tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City
Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah
Purbaya Sebut PT DSI Jadi Angin Segar bagi Pasar, Investor Berpotensi Raup Keuntun
India Meluncurkan Mobil Baru Sekelas Agya-Ayla Harganya Mulai Rp 87 Jutaan Belum Dipasarkan di Indonesia.
Mobil Listrik Masuk Tahun Pembuktian, Tanpa Insentif Masih Bisa Melaju?
PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital
Harga Ponsel Unggulan Diprediksi Tembus Rp25 Juta pada Akhir 2026
Rupiah Kian Tertekan! Geopolitik Memanas dan Subsidi Energi Jadi Pemic
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:04 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:44 WIB

Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah

Senin, 1 Juni 2026 - 07:18 WIB

Purbaya Sebut PT DSI Jadi Angin Segar bagi Pasar, Investor Berpotensi Raup Keuntun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:21 WIB

India Meluncurkan Mobil Baru Sekelas Agya-Ayla Harganya Mulai Rp 87 Jutaan Belum Dipasarkan di Indonesia.

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:48 WIB

Mobil Listrik Masuk Tahun Pembuktian, Tanpa Insentif Masih Bisa Melaju?

Berita Terbaru