Minggu Pagi yang Menghidupkan Muaro Bungo

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

seorang gadis remaja berjualan minuman detoks tubuh

seorang gadis remaja berjualan minuman detoks tubuh

Muaro Bungo, jentik.id-Pagi itu matahari belum terlalu tinggi. Udara masih ringan. Jalan di depan Kantor Bupati Muaro Bungo sudah ramai.

Bukan ramai karena demo. Bukan pula karena pejabat datang.

Masyarakat sedang menikmati Minggu pagi.

Ada yang jalan kaki. Ada yang ikut senam sehat. Ada yang sekadar duduk sambil melihat anak-anak mereka berlarian kecil di pinggir jalan.

Saya memperhatikan wajah-wajah itu.

Rata-rata tampak bahagia.

Para ibu berjalan sambil menggandeng suami. Anak-anak tertawa kecil. Sesekali terdengar suara pedagang menawarkan dagangan mereka.

Beginilah wajah kota kecil jika ruang publiknya hidup.

Tidak perlu mal mewah.

Tidak perlu hiburan mahal.

Cukup jalan yang dibuka untuk rakyat. Cukup ruang aman untuk olahraga dan berkumpul.

Muaro Bungo memiliki itu setiap Minggu pagi.

Yang paling menarik justru bukan senamnya.

Bukan pula ramainya.

Tetapi denyut ekonomi kecil yang ikut bergerak.

Baca Juga :  Anggaran Pariwisata Kerinci 2026 Rp 2,2 Miliar Disorot

Pedagang sudah datang sejak subuh. Gerobak makanan mulai berjejer. Ada penjual sarapan pagi. Ada UMKM makanan ringan. Ada mainan anak-anak.

Dan saya melihat sesuatu yang menarik.

Sekelompok gadis remaja berjualan minuman detoks tubuh.

Mereka tampak serius melayani pembeli. Sesekali tertawa bersama teman-temannya.

Saya bertanya, kenapa memilih jualan.

Jawabannya sederhana.

“Daripada keluyuran, lebih baik jualan pak. Dapat uang, dapat pengalaman juga.”

Kalimat itu sederhana.

Tetapi dalam sekali.

Anak-anak muda itu sedang belajar mandiri. Mereka tidak menunggu kaya dulu untuk mulai usaha.

Mereka memulai dari Minggu pagi.

Dari gelas-gelas minuman dingin.

Dari jalan yang dipenuhi orang olahraga.

Kadang bangsa ini tidak kekurangan anak pintar.

Yang kurang hanya ruang untuk tumbuh.

Minggu pagi seperti ini ternyata bisa menjadi sekolah kecil kehidupan.

Bukan hanya untuk pedagang muda.

Tetapi juga untuk para ibu.

Baca Juga :  Kontribusi Sektor Wisata Kabupaten Bandung Tembus Rp 31,6 M Dimusim Libur

Salah satunya Etek Masni.

Ia menjual sate Padang.

Tangannya sibuk melayani pembeli. Asap sate terus mengepul sejak pagi.

“Alhamdulillah selalu habis sebelum jam sembilan,” katanya.

Saya percaya itu.

Karena aroma sate Padangnya memang menggoda.

Kegiatan seperti ini sering dianggap sederhana.

Padahal dampaknya besar.

Orang sehat karena olahraga.

Pedagang kecil mendapat penghasilan.

Anak-anak punya ruang bermain.

Keluarga punya waktu bersama.

Ekonomi bergerak tanpa seminar panjang.

Tanpa pidato berlembar-lembar.

Yang penting ruangnya ada.

Dan pemerintah memberi dukungan.

Pemerintah Kabupaten Muaro Bungo tampaknya memahami hal itu. Begitu juga Kepolisian Resor Muaro Bungo yang ikut mendukung karena kawasan depan Mapolres juga dipakai masyarakat.

Kadang kebahagiaan warga memang tidak rumit.

Bukan proyek besar.

Bukan gedung tinggi.

Cukup jalan yang dibuka setiap Minggu pagi.

Lalu rakyat datang membawa senyum mereka sendiri. (ms)

Berita Terkait

Thailand Perketat Skrining Wisatawan Asal Amerika Selatan untuk Cegah Penyebaran Hantavirus
Anggaran Pariwisata Kerinci 2026 Rp 2,2 Miliar Disorot
Wali Kota Yogyakarta Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas, Dialihkan untuk Program Pro Rakyat
Kontribusi Sektor Wisata Kabupaten Bandung Tembus Rp 31,6 M Dimusim Libur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:43 WIB

Minggu Pagi yang Menghidupkan Muaro Bungo

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:10 WIB

Thailand Perketat Skrining Wisatawan Asal Amerika Selatan untuk Cegah Penyebaran Hantavirus

Minggu, 19 April 2026 - 15:12 WIB

Anggaran Pariwisata Kerinci 2026 Rp 2,2 Miliar Disorot

Selasa, 14 April 2026 - 18:59 WIB

Wali Kota Yogyakarta Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas, Dialihkan untuk Program Pro Rakyat

Minggu, 5 April 2026 - 02:35 WIB

Kontribusi Sektor Wisata Kabupaten Bandung Tembus Rp 31,6 M Dimusim Libur

Berita Terbaru

seorang gadis remaja berjualan minuman detoks tubuh

Wisata

Minggu Pagi yang Menghidupkan Muaro Bungo

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:43 WIB