Pemerintah Malaysia Lindungi Rakyatnya Dari Dampak Krisi Global Fokus Kendalikan Harga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, mengatakan pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional serta melindungi rumah tangga dan pelaku usaha dari dampak ketidakpastian ekonomi dunia

Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, mengatakan pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional serta melindungi rumah tangga dan pelaku usaha dari dampak ketidakpastian ekonomi dunia

Kuala Lumpur, jentik.id – Pemerintah Kerajaan Malaysia mengambil langkah strategis untuk mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok guna mengurangi beban masyarakat di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat memanasnya geopolitik internasional, termasuk ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Pemerintah Malaysia menegaskan akan terus menangani krisis pasokan global melalui empat prioritas utama, yakni menjamin kecukupan pasokan pangan, energi, obat-obatan, serta barang kebutuhan pokok masyarakat.

Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, mengatakan pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional serta melindungi rumah tangga dan pelaku usaha dari dampak ketidakpastian ekonomi dunia.

Baca Juga :  Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Dalam taklimat terbaru usai rapat Dewan Aksi Ekonomi Negara Malaysia, Akmal menjelaskan bahwa pemerintah juga akan memperluas dan mengoptimalkan pasokan yang tersedia melalui pengelolaan subsidi secara tepat sasaran, pengendalian kebocoran distribusi, serta memperketat langkah penegakan hukum.

“Pemerintah fokus mengendalikan kenaikan harga agar lonjakan biaya tidak sepenuhnya dibebankan kepada konsumen,” ujar Akmal.

Selain itu, pemerintah Malaysia juga mulai menjajaki berbagai peluang baru di sektor energi, termasuk pengembangan biodiesel, bahan bakar berkelanjutan, dan sumber energi alternatif sebagai upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Menurut Akmal, dampak krisis pasokan global diperkirakan akan semakin terasa pada kuartal ketiga tahun ini, terutama terhadap stabilitas harga, biaya operasional industri, dan kondisi pasar tenaga kerja.

Baca Juga :  Harga BBM Nonsubsidi Solar Turun Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Dex dan Dexlite Lebih Murah

Ia menegaskan bahwa meningkatnya biaya hidup, tekanan terhadap sektor industri, serta ketidakpastian ekonomi global mengharuskan pemerintah tetap waspada dan bergerak cepat dalam mengambil kebijakan.

Pemerintah Malaysia, lanjutnya, akan terus menjalankan berbagai langkah dukungan tertarget, termasuk bantuan bahan bakar serta fasilitas pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), guna meredam dampak ekonomi terhadap kelompok rentan dan dunia usaha.

Berita Terkait

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan
Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan
MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara
Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman
Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Berita Terbaru